Kabar Tokoh
Bahas soal Dusta, Fahri Hamzah: Cerita Bohong Itu Bahkan Dapat Memuluskan Karier dan Jabatan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah tampak membahas mengenai dusta atau kebohongan yang menurutnya kini sudah menjadi wabah.
Penulis: Laila N
Editor: Astini Mega Sari
Semakin kuatlah jalan dusta.
Dan apabila dusta telah menjadi wabah turun ke bawah menjadi aliran yang memiliki massa dan pengikut.
Itukah awal bencana?
Sebab bukankah dusta itu salah satu ciri orang munafik? Lalu apabila ia mewabah tidakkah itu sebab turunnya bencana?
Itu pertanyaan private saya.
Tidak ilmiah dan tidak bisa menjadi keyakinan orang lain tapi dalam agama, dusta kolektif dapat menjadi sebab turunnya bencana.
• Crazy Rich Dato Sri Tahir Tukarkan Dolar Senilai Rp 2 Triliun untuk Selamatkan Rupiah
Saya hanya meyakini sebagai bagian dari ketidaksanggupan saya memikirkannya secara rasional.
Saya bisa menjelaskan dampak kebohongan pejabat kepada kerusakan negara. Itulah sebabnya lahir delik “kebohongan publik” dalam hukum dan etika.
Tetapi, akibat dusta bagi alam dan bencana saya hanya mengimani apa kata agama. Mungkin itu private tetapi saya tidak sendiri.
Maka, teruslah berkata benar. Jangan takut pidana. Hukum yang sanggup memidanakan perkataan benar adalah hukum jahiliah.
Kita harus lawan. Sementara itu, jangan ikut-ikutan dusta meskipun itu dilakukan pemimpin karena itulah sebab kerusakan tidak meluas," ujar Fahri Hamzah.
Lebih lanjut, melalui laman web milikknya, Fahri Hamzah mengatakan jika dusta menjadi wabah, maka sebaiknya orang tetap berdisi sendiri dengan perkataan benar meski langit akan runtuh.
"Jika dusta telah menjadi wabah. Lebih baik kita sendiri. Berdiri sendiri dan tetap berkata benar meski langit akan runtuh. Sambil berdoa semoga dusta cepat hilang dan kekuasaan yang menopangnya segera tumbang.
Ada satu doa, sejak SMA saya baca. Terutama setelah berlatih Tapak Suci di SMA Muhammadiyah Sumbawa. Doa itu selalu saya baca sampai sekarang sebab ia seperti mewakili suara hati saya dalam dunia yang bergetah ini.
• Miss Grand Malaysia 2018 Beri Tanggapan usai Dihujat karena Kenakan Batik Khas Indonesia
'Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku bahwa yang benar itu benar dalam bentuk yang sebenarnya dan beri aku kekuatan untuk mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepadaku yang salah itu salah dalam bentuk yang sebenarnya dan beri aku kekuatan untuk menolaknya. '. Aamiin.
Doa itu bisa berkembang untuk membenarkan yang benar secara pasif atau aktif demikiankah terhadap dusta apakah kita akan menolaknya secara aktif atau pasif. Tapi paling tidak kita berdoa, semoga Allah melindungi bangsa kita. Aamiin. Sekian," sambung Fahri Hamzah.
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)