Gampa Bumi
Mardani Ali Sera Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Tangani Gempa dan Tsunami Palu-Donggala
Mardani Ali Sera mengapresiasi gerak cepat dari pemerintah terkait penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Wulan Kurnia Putri
Melihat kondisi, mungkin masih banyak korban lagi yang belum diketemukan, fokus selamatkan warga yang masih bisa diselamatkan dan bantuan makanan obat-obatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Kami meminta pemerintah mengevaluasi dan membenahi sistem deteksi tsunami di Indonesia.
Krn korban banyak sekali dari tsunami yg menerjang warga.
Pemerintah harus belajar dari kesalahan, jangan sampai terulang lagi abai membiarkan sistem deteksi tsunami rusak
Doa Doa Dan doa untuk keselamatan masyarakat Palu dan Donggala, untuk Lombok juga Indonesia.
Mari kita mendoakan dan berbagi untuk saudara-saudara kita yang terkena Bencana, jika yang punya kelebihan dana mari kita salurkan,” tulis @MardaniAliSera
• Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Tidak Ada Rencana Penetapan Gempa Sulteng sebagai Bencana Nasional
Sementara itu, melalui akun Twitter @BNPB_Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya telah merilis data korban akibat gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
"Ratusan wartawan nasional dan internasional meliput konferensi pers update 30 September 2018, pk.13.00 WIB oleh Kapusdatinmas BNPB @Sutopo_PN , berikut materinya dan updatenya 832 org MD #PrayForDonggala #PrayForPalu #SultengBangkit #SiapUntukSelamat #BudayaSadarBencana," tulis @BNPB_Indonesia
Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dan tsunami hingga Minggu (30/9/2018) pukul 13.00 WIB mencapai 832 orang.
Korban meninggal di Kota Palu berjumlah 821, sedangkan Kabupaten Donggala berjumlah 11 orang.
Untuk korban luka berat, tercatat mencapai 540 orang dan kini tengah dirawat di rumah sakit.
Untuk total pengungsi berjumlah 16.732 jiwa yang tersebar di 24 titik pengungsian.
Diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah karena masih banyak korban yang belum terindentifikasi.
Terdapat korban lain diduga masih tertimbun bangunan runtuh dan juga sebab lain karena belum terjangkau oleh Tim SAR. (TribunWow.com/Gigih Prayitno)