Pilpres 2019
Pernyataan Mardani Ali Sera Sebut Prabowo Jujur tak Punya Uang untuk Nyapres Dipertanyakan
Dede Budhyarto mengomentari terhadap sikap PKS yang menyerang Gerindra pasca Ketua umumnya melakukan penggalangan dana untuk biayai ongkos politik.
Penulis: Dian Naren
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Pegiat media sosial sekaligus pendukung militan Jokowi, Dede Budhyarto mengomentari terhadap sikap PKS terkait aksi Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang melakukan penggalangan dana untuk biayai ongkos politik.
Diketahui, PKS yang diwakili oleh Mardani Ali Sera mengungkapkan jika Prabowo sedang jujur tidak punya uang.
Lewat akun Twitternya, Sabtu (23/06/2018) Dede menuliskan:
• Prabowo Mensinyalir Ada Korupsi Proyek LRT, Antoni Raja Sebut Anies Baswedan sebagai Dosen yang Baik
@kangdede78: "Partai @Gerindra sudah membantah jika @prabowo tidak memiliki dana untuk Nyapres, tapi digembosi terus oleh kawan oposisi @PKSejahtera yg memang Oportunis.
Sudah banyak pemodal mau membiayai Pilpres, yg penting Wapres-nya dari PKS, mau dikadalin seperti Demokrat."

• Fahri Hamzah: Hampir Semua Parpol Merasa Berutang Budi pada Presiden, DPR Mandul
Dalam keterangan yang dikutip dari Tribunnews.com, Mardani justru mengapresiasi langkah Prabowo tersebut yang dirasa jujur sedang tidak punya uang untuk logistik menghadapi Pilpres 2019.
"Menurut saya pak Prabowo sedang jujur tidak punya uang, kalau menurut saya dua kali maju Pilpres dan kalah itu habis-habisan," kata Mardani saat ditemui di Cafe Mandailing, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).
Dia menilai, donasi masyarakat ini juga baik untuk mencegah sokongan dana dari para konglomerat untuk para kandidat Pilpres 2019.
"Pak Prabowo jujur dan karena itu bagi siapapun yang ingin memilih Pak Prabowo bantulah Pak Prabowo. Menurut saya pemimpin baiknya jujur begitu. Sehingga nantinya bukan para cukong yang membantu pak Prabowo tapi rakyat yang membantu," papar Mardani.
• Faizal Assegaf: Bila Prabowo Gagal Capres, Biang Keroknya FZ dan PKS
Sementara, Gerindra sendiri mengungkapkan jika pihaknya tidak kehabisan modal.
Hal ini disampaikan Habiburokhman menanggapi langkah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menggalang donasi untuk ongkos politik Partai Gerindra.
Menurut Habiburokhman, langkah Prabowo meniru penggalangan dana untuk kampanye yang dilakukan pula di Amerika Serikat saat pemilihan capres Barack Obama dan Donald Trump.
"Oh, enggak (kehabisan modal), crowdfund itu kan biasa di negara demokrasi," kata Habiburokhman dikutip dari Kompas.com.
Dirinya menilai donasi dari masyarakat juga bisa menghilangkan praktik lama yang tidak sehat, di mana banyak parpol hanya didanai oleh satu atau sedikit orang.
Menurut dia, hal tersebut berbahaya bagi demokrasi.
• Dahnil Anzar Sebut Pilkada Menggembirakan Bila Syarat Capres 0 Persen, Sudjiwo Tedjo: Makin Terkikis