Breaking News:

Denny Siregar: Orang Indonesia Tidak Mudah Ditakuti oleh Teroris

Pegiat media sosial, Denny Siregar menuliskan opininya soal teroris. Bahkan ia menuliskan sosok teror sesungguhnya

Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
Capture/ILC
Denny Siregar 

Padahal ketika status2 di media sosial kita berisi kesedihan dan ketakutan, maka pesan teror dari teroris itu sejatinya berhasil. Dan teroris pasti menganggapnya sebagai kemenangan..

Orang Indonesia sesungguhnya tidak mudah ditakuti oleh teroris. Bom teroris itu hanya membuat mereka sejenak teralihkan perhatian. Untuk kemudian mereka sibuk menghadapi teror sehari-hari..

Teror yang paling ditakuti orang Indonesia adalah "bagaimana besok bisa makan ?".

Urusan perut memang terdepan. Makanya waktu ada teroris Thamrin tahun 2016 lalu, bang Jamal pedagang sate, tetap kipas2 sate. "Wah, ada teroris. Pasti rame nih jualan.. Penglaris. Penglaris.."

Teror yang juga ditakuti orang Indonesia adalah debt collector. Apalagi cicilan motor sudah nunggak 2 bulan. Pasti keluar pagar rumah dengan mengendap2 sambil nuntun motor, kalau bisa sebelum subuh sudah keluar rumah dan pulangnya larut malam kalau debkol sudah pada tidur di rumah.

Emak2 lebih gak mudah diteror. Buat mereka, pelakor lebih mengerikan daripada teroris. Karena adanya pelakor, berarti mereka berpotensi akan menjadi istri tua kalau suami kawin lagi.

Bahaya sekali. Karena kata "tua" adalah musuh terbesar wanita yang pasti cemberut ketika ditanya, "kelahiran tahun berapa ?"

Jomblo apalagi. Sulit banget diteror. Teror bagi jomblo adalah ketika hari Sabtu tiba. Setiap malam hatinya diteror oleh apapun yang lewat didepan matanya yang sedang gandengan.

Balas Cuitan Sudjiwo Tedjo, Hidayat Nur Wahid: Pemerintah yang Minta Tunda Revisi UU Antiterorisme

Bahkan ketika truk gandeng lewat, seorang jomblo spontan memukul2 dadanya sambil teriak, "Trus giliranku kapannn ya Tuhan. Masak truk aja dikasi pasangannnn ???" Ia meraung2 sambil berlari ditengah hujan lebat mendramatisir keadaan...

Coba. Kuat gak sih teroris ngadepin situasi kayak gini ?

Dan kebetulan sedang di Australia, akupun terteror setiap mau masuk toilet ketika perut sakit gak keruan. "Tisu, tisu dimana2.. Gimana gua ceboknyaaa ???" Bayangan mengelap pantatku sendiri adalah ketakutan yang nyata...

Ahhhhh.. sakit perut lagi. Tisu lagi, tisu lagii.. "Aku pengen airrrrrr" suaraku menggema meneror seisi rumah.

Teroris memang gada apa2nya kalo menghadapi orang Indonesia. Mati gaya," tulis Denny Siregar. (*)

Lukman Hakim Saifuddin Beberkan Fakta Pria Berseragam Dinas Depag yang Antipati pada Korban Bom

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Denny SiregarBom SurabayaBom Sidoarjo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved