Breaking News:

5 Fakta Terkait Survei UBER Mengenai Pengendara Jakarta, No 1 Total Waktu yang Terbuang di Jalan!

Sepanjang Juli - Agustus 2017, Uber melakukan survei 9.000 responden berusia 18 hingga 65 tahun di sembilan kota besar di Asia.

Penulis: Dian Naren
Editor: Elga Maulina Putri
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Sejumlah armada taksi online dari Grab yang telah bergabung dengan Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) saat peresmian operasional transportasi online di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/10/2017). Armada yang boleh beroperasi secara resmi ini wajib berstiker, menjalani uji KIR, dan pengemudinya punya SIM A Umum. 

Mereka akan memulai perjalanan dari rumah menggunakan transportasi online untuk ke halte atau stasiun terdekat. Kemudian dari halte atau stasiun tujuan, naik transportasi online lagi.

"Yang kami lihat pertumbuhan (penggunaan transportasi online dan transportasi massal) cukup pesat, banyak orang yang mulai atau mengakhiri dalam 200 meter dari stasiun (KRL) termasuk (halte) transjakarta," kata John Colombo, Head of Public Policy and Government Affairs Uber Indonesia, Rabu (2/11/2017), seperti dikutip dari Kompas.

Alexis Ditutup, Terkuak 4 dari 5 Spa di Jakarta Berikan Layanan Petik Mangga dan Eksekusi

3. 71 persen warga jakarta yang belum memiliki mobil, masih memiliki keinginan untuk membeli mobil. Namun, mereka tetap terbuka untuk opsi tidak memiliki mobil.

4. Dari 29 persen warga jakarta yang memiliki mobil, sepertiganya mempertimbangkan untuk tidak lagi memiliki mobil.

5. Dari 29 persen di atas, jumlahnya diperkirakan akan meningkat hingga 49 persen jika kondisi terkait parkiran tidak kunjung membaik. ( TribunWow.com/Dian Naren)

Sumber: Kompas.com
Tags:
UberDKI JakartaTaksi Online
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved