Seorang Pria Diduga Meninggal Karena Rumah Sakit Lamban Menangani, Begini Fakta Sebenarnya!
Seorang pria dikabarkan tewas diduga karena sebuah rumah sakit lamban dalam menangani perawatannya.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Kemenkes Malaysia menyebutkan bahwa ambulans tersebut tiba dalam waktu 10 menit.
"Dari catatan layanan ambulans, tercatat bahwa panggilan darurat dilakukan pada pukul 02.57 waktu setempat pada tanggal 25 Agustus 2017. Ambulans meninggalkan rumah sakit pada pukul 02.59 waktu setempat, dan tiba di tempat kejadian pada pukul 03.10 waktu setempat dan kembali ke rumah sakit pada pukul 03.15 waktu setempat. Jadi respon ambulans tepat waktu dan hanya membutuhkan waktu 13 menit untuk melakukan tindakan darurat tersebut"
Mereka pun melanjutkan, bahwa melihat kondisi korban yang kritis, pria yang berasal dari Singapura ini dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit dan segera mendapatkan perawatan darurat sesuai protokol Advanced Trauma Life Support (ATLS) yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim yang ada di ambulans.
Sulit Dipercaya! 21 Budaya Aneh di Cina Ini Bikin Dahi Berkerut, No 10 Kontroversial
Kemenkes Malaysia menegaskan bahwa petugas medis di rumah sakit tidak meminta pembayaran di muka untuk kasus darurat.
"Mengingat cedera pada otaknya, pasian itu dirujuk ke tim bedah saraf dan kraniektomi dekompresi yang mendesak adanya pengeluaran gumpalan dan pemantauan tekanan intrakranial direncanakan tanpa meminta pembayaran di muka terlebih dahulu. Saat anggota keluarga tiba, mereka baru diminta melakukan pembayaran deposit sesuai protokol untuk pasien asing"
Kemenkes Malaysia menekankan pada pernyataan persnya bahwa mereka menghargai kehidupan dan tidak akan melakukan hal keji seperti itu. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)