Seorang Pria Diduga Meninggal Karena Rumah Sakit Lamban Menangani, Begini Fakta Sebenarnya!
Seorang pria dikabarkan tewas diduga karena sebuah rumah sakit lamban dalam menangani perawatannya.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Bahkan pada pembayaran di awal, rumah sakit masih meminta biaya sebesar 1.350 Ringgit Malaysia karena Justinian memerlukan operasi karena mengalami pendarahan otak.
"Setelah menyelidiki lebih lanjut, kami diberithau bahwa Justinian hanya memiliki kesempatan sebesar 50-50 untuk bertahan hidup dan operasi itu sendiri tidak dilakukan oleh ahli bedah" kata Joshua.
Karena penanganan yang lama, para pemuda ini kemudian memutuskan untuk menghubungi kedutaan Singapura untuk meminta bantuan mengatur ambulans pribadi di Malaysia untuk dua korban tersebut.
Gadis Ini Tewas Tiba-Tiba, Setelah Diautopsi Dokter Temukan Fakta Mencengangkan!
Kedua korban pun dibawa kembali ke Singapura untuk perawatan.
Saat itu, sudah hampir 10 jam pascakecelakaan dan dokter menyebutkan bahwa sudah terlalu lama dan luka Justinian terlalu parah.
Justinian kehilangan kesadaran dan otaknya dinyatakan mati pada Senin (28/8/2017).
Ia mengalami koma hingga 5 hari sampai pada akhirnya keluarga harus merelakan alat bantu hidup Justinian dilepas karena sudah tidak ada harapan hidup lagi.
Daging Kurban Jangan Dianggurin! Masak Sate Kambing Pakai Resep Ini Dijamin Ketagihan
Menurut Joshua, petugas investigasi Malaysia telah memberitahunya bahwa pengemudi yang melakukan tabrak lari tersebut sudah menyerahkan dirinya ke polisi.
Namun, tidak jelas apakah ia ditahan atau tidak.
Peristiwa ini pun menjadi viral dan membuat Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan pernyataan pers soal kematian Justinian untuk memberikan klarifikasi.
Kemenkes Malaysia menegaskan bahwa tidak adanya penundaan perawatan atau permintaan pembayaran yang harus dilunasi terlebih dahulu sebelum mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sultanah Aminah, Johor Baru, Malaysia.
Sebabkan Kecelakaan Karambol di Semarang, Begini Pengakuan dan Nasib Selanjutnya Sang Sopir BRT!
Ia juga menjelaskan soal respon lambat ambulans yang dikabarkan memakan waktu sekitar 30 menit untuk sampai di tempat kejadian.