Demo Buruh Tolak Harga Listrik Naik, Fahri Hamzah Hanya Bisa Beri Janji Ini
Ribuah demonstran menolak kenaikan harga listrik, begini respon Fahri Hamzah melihat penderitaan rakyat kecil.
Penulis: Tinwarotul Fatonah
Editor: Tinwarotul Fatonah
Kenaikan tarif dasar listrik yang ketiga kalinya tepat pada tanggal 1 Mei 2017 merupakan kado pahit Presiden Jokowi untuk buruh
Seharusnya yang dilakukan Pemerintah adalah memenuhi tuntutan buruh dalam Mayday tentang HOSJATUM (Hapus OutSourcing dan pemagangan - JAminan Sosial: jaminan kesehatan gratis untuk seluruh rakyat dan jaminan pensiun untuk buruh sama dengan PNS/TNI/Polri - Tolak Upah Murah: cabut PP 78/2015).
Namun yang terjadi malah sebaliknya, di tanggal tersebut pemerintah manaikkan tarif listrik.
• Astaga! Rumah Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Ditembak karena Hal Sepele Ini?
Respon DPR RI
Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah menerima perwakilan demo.
Selain memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada buruh, yang selalu mengkritik pemerintah agar lebih baik lagi.
Sementara itu, Fahri hanya bisa berjanji akan membawa aspirasi buruh ke Siang Paripurna dan mendorong Komisi terkait untuk menindaklanjutinya.
"Ini bukan aksi yang mengada-ada. Buruh yang berpenapatan kecil menderita. Apalagi masyarakat yang tidak memiliki pendapatan," pungkas Fahri.

Ia mencoba mengerti perasaan buruh yang merasa keberatan, karena sebelumnya Rp 585/kwh yang saat ini menjadi Rp 1.352/kwh.
"Masyarakat yang biasanya membayar 200 ribu saat ini harus merogoh kantong lebih dalam. Hampir 500 ribu. Kenaikannya mencapai hampir 130 persen yang secara bertahap, Januari, Maret, dan Mei," ucapnya.
Aksi menolak kenaikan tarif dasar listrik dilakukan KSPI serentak di beberapa kota seperti Aceh, Batam, Medan, Bandung, Serang, Semarang, dsn Surabaya. (TribunWow.com/Tinwarotul Fatonah)