Alasan Gerindra Ogah Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar, dari Beda Visi hingga Emil Disebut Nakal
Sayang, pria yang kerap disapa Kang Emil ini rupanya tak akan dijagokan oleh Partai Gerinda.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Wulan Kurnia Putri
Hal itu terkait kepastian Emil didukung Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan akan mendukung Presiden Joko Widodo di 2019.
• Begini Keluh Kesah Jokowi kepada Ahok, Isinya Mengagetkan!
"Sedangkan kami jelas mendukung Pak Prabowo Subianto di 2019. Jelas ada perbedaan kepentingan di sini," ujar Fadli Zon.
3. Gerindra menilai Emil tak konsisten
Sodik Mudjahid menyatakan Gerindra selalu memberikan dukungan untuk Emil selama ia menjabat Wali Kota Bandung.
Sayang, menurut pernyataan Sodik, hal baik tersebut tak berbalik untuk partai.
• Gemasnya! Tak Hanya Jadi Wali Kota, Ridwan Kamil Ternyata Juga Seorang Aktor
Emil justru meninggalkan Gerindra.
"Itu kan masalahnya, dia yang bermasalah. Silakan cek ke semua. Gerindra amat sangat baik ke RK (Ridwan Kamil), kami tidak pernah menganggu, merongrong RK. Jadi sangat aneh dia meninggalkan Gerindra. Insya Allah Gerindra ada kader lain. Tapi kan itu kan etika yang kurang bagus. Dan sekali lagi, kami tidak pernah bermasalah dengan RK," kata Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Sodik pun menyoroti sikap tak konsisten Emil yang mirip dengan Ahok.

"Anak nakal ya kira-kira gitu. Saya kira semua lah, toh Ahok kan kembali. Ketika dia percaya diri independen, toh ke partai juga."
"Pelajaran buat semua, bukan untuk Gerindra saja. Memang ada jalur independen. Tapi kalau mau independen dari awal dong. Jangan orang membangun 'independen' hanya untuk tawar menawar dengan parpol," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu. (Tribunwow.com/Dhika Intan)