Alasan Gerindra Ogah Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar, dari Beda Visi hingga Emil Disebut Nakal
Sayang, pria yang kerap disapa Kang Emil ini rupanya tak akan dijagokan oleh Partai Gerinda.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Wulan Kurnia Putri
• Gara-gara Anies Baswedan, Bocah Kecil Menangis hingga Menjerit Saat Mengetahui Hal Ini
Nasdem merupakan partai pendukung pemerintah dan telah menyatakan dukungan pencapresan Jokowi pada Pemilu 2019.
"Gerindra amat sangat baik ke Ridwan Kamil, kami tidak pernah menganggu, merongrong dia. Jadi sangat aneh dia meninggalkan Gerindra," ujar Sodik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/4/2017), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Ahok Naik Pitam Saat Disinggung Soal Screenshot WhatsApp-nya yang Tersebar di Media Sosial
"Itu adalah suatu pola yang tidak bagus dalam berpolitik, dalam etika pilkada," kata dia.
Lebih lanjut, Sodik pun menilai perilaku Emil ini sama seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam pilkada DKI Jakarta.
• Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot Jadi Wahana Selfie
Sebagaimana diketahui, Ahok juga didukung Gerindra hingga akhirnya ia hengkang.
"Kami berpengalaman di kasus Ahok di Jakarta, terus RK. Jadi begitu RK seperti ini, kami ingin fokus dari dalam untuk pencalonan dan akan mencari kombinasi yang baik," ucapnya.
2. Perbedaan visi antara Gerindra dan Emil
Di sisi lain, politisi Partai Gerindra, Fadli Zon menyatakan pihaknya tidak memiliki masalah pribadi dengan Ridwan Kamil.
• Ngakak Jingkrak! 10 Karangan Bunga Ahok-Djarot, Kami yang Ditinggal Saat Lagi Sayang-Sayangnya!
Wakil Ketua DPR RI itu pun menyatakan ada perbedaan visi antara Gerindra dan Emil yang tak bisa disatukan.
"Kami tidak menolak secara pribadi, hanya ada perbedaan visi dan kepentingan dengan Kang Emil," katanya saat ditemui di Jakarta, Kamis (27/4/2017), sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Senada dengan Sodik, Fadli Zon juga menyatakan perbedaan visi terkait dukungan dalam pilpres pun berpengaruh besar.