Heboh Kasus Fidelis, Begini Manfaat Ganja untuk Kesehatan dari Masa ke Masa
Ganja dianggap sebagai obat manjur untuk menghilangkan rasa nyeri hingga kecemasan, namun jangan disalah gunakan! Ini manfaat dari tahun ke tahun.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
Namun, para tabib dan herbalis pada abad pertengahan tersebut juga telah memeringatkan bahaya ganja jika digunakan secara berlebihan, karena bisa menyebabkan kemandulan dan bahaya lainnya.
Spanyol mulai membawa ganja ke Amerika Utara saat era memasuki tahun 1500-an.
Namun selama kolonialisme hanya hemp yang dimanfaatkan dalam industri maritim untuk baju, kertas, ataupun tali.
• Kisah Menyayat Hati Fidelis Ari, Tanam Ganja untuk Kesembuhan Sang Istri Namun Berakhir Tragis!
Penggunaan ganja pada Zaman Modern
Pada akhir tahun 1700-an, jurnal medis Amerika menuliskan penggunaan biji hemp dan akarnya untuk mengatasi masalah kesehatan, seperti peradangan kulit dan kehilangan kesadaran.
Pada tahun 1906 Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), mengeluarkan aturan penggunaan ganja karena semakin banyaknya orang yang kecanduain heroin, opium, dan morfin.
Namun pada saat itu yang diatur sangat ketat adalah penggunaan opium dan morfin, sementara mariyuana tidak.
Pada tahun 1970-an mariyuana mulai dikategorikan sebagai zat berbahaya dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pengobatan.
Meski berbagai medis menyebutkan manfaat medis ganja, tapi pemerintah AS tetap melarangnya.
Meski demikian, pada tahun 2015, 23 negara bagian di Amerika Serikat melegalkan penggunaan ganja dalam dunia medis, namun hanya untuk orang dengan kondisi medis tertentu.
Kemudian ganja diperbolehkan untuk anak-anak pengidap epilepsi atau untuk menghilangkan efek samping kemoterapi pada pasien kanker.
• Obesitas Bisa Berujung Kanker, Begini Kata Peneliti
Beberapa negara bagian juga mengizinkan pemakaian ganja untuk pasien HIV/AIDS, parkinson, atau multiple sclerosis.
Riset mengenai ganja sangat terbatas karena pembatasan pemakaian tanaman ini sebagai obat, namun studi-studi terbaru berhasil mengeksplorasi aspek pengobatan dari mariyuana, khususnya untuk penyakit terkait fungsi otak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-ganja_20170404_161724.jpg)