Heboh Kasus Fidelis, Begini Manfaat Ganja untuk Kesehatan dari Masa ke Masa
Ganja dianggap sebagai obat manjur untuk menghilangkan rasa nyeri hingga kecemasan, namun jangan disalah gunakan! Ini manfaat dari tahun ke tahun.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
Negara pertama yang dikabarkan menjadi memanfaatkan hemp adalah Tiongkok.
Mereka menanam hemp untuk makanan dan juga manfaat lainnya.
Dari Tiongkok pula tanaman ganja dimanfaatkan sebagai obat yang kemudian diperkenalkan ke negara-negara lain.
Ganja sebagai obat penghilang nyeri dan penyakit lainnya itu kemudian menyebar ke Asia sampai Timur Tengah dan Afrika.
• Berupaya Sembuhkan Penyakit Sang Istri Pakai Ganja, yang Diterima Fedelis Ari Justru Memilukan
Menurut legenda China, Kaisar Shen Neng (2737 SM) merupakan pemimpin yang secara resmi meresepkan teh mariyuana untuk pengobatan.
Di masa itu ganja dipakai untuk menghilangkan nyeri dan mengobati berbagai kondisi, termasuk asma urat, rematik, malaria, dan daya ingat lemah.
Tapi dokter mengingatkan pasiennya untuk tidak menggunakannya secara berlebihan karena mereka percaya hal itu bisa membuat seseorang "melihat setan".
Berbeda dengan dunia Barat dan beberapa negara Asia seperti Tiongkok dan Jepang, sejak dahulu India paling dekat dengan penggunaan ganja, baik untuk pengobatan, upacara keagamaan, rekreasi, dan spritiual.
• Kenali Syringomyelia, Penyakit Istri Fidelis Ari yang Disembuhkan Pakai Ganja
Penggunaan ganja pada Abad Pertengahan
Ganja merupakan obat yang populer di Timur Tengah selama abad pertengahan.
Banyak muslim yang merokok hashish (kata Arab untuk mariyuana), yang juga disebut sebagai 'rumput'.
Orang-orang Arab pun memanfaatkan ganja dalam bentuk pengobatan.
Begitu pula bangsa Eropa menggunakan ganja untuk mengobati tumor, batuk, dan penyakit kuning.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-ganja_20170404_161724.jpg)