Jauh dari Ingar-Bingar Dunia, Inilah Makna dari Hari Raya Nyepi!
Untuk masyarakat yang tidak merayakan hari raya besar agama Hindu ini, tentu jarang mengetahui apa makna dari perayaan Hari Raya Nyepi ini.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Seluruh umat Hindu akan merayakan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Selasa (28/3/2017).
Untuk masyarakat yang tidak merayakan hari raya besar agama Hindu ini, tentu jarang mengetahui apa makna dari perayaan Hari Raya Nyepi ini.
Namun, jika kita mengetahui dan mempelajari hari raya ini, akan banyak hal baik yang bisa dipetik dan menambah pengetahuan kita.
Baca: Meski Menyeramkan, Ternyata Ogoh-Ogoh Punya Makna yang Dahsyat! Cari Tahu, Yuk!
Selain itu, tentunya di balik 'kegiatan' menyepi, menjauhkan diri dari ingar-bingar mereka, ada makna dan filosofi yang tersimpan di baliknya.
Yuk, ketahui lebih banyak soal Hari Raya Nyepi yang dirayakan oleh umat Hindu!
Dikutip dari Wikipedia, Hari Raya Nyepi merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan atau kalender caka, yang dimulai sejak tahun 78 masehi.
Berbeda seperti perayaan Tahun Baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan cara menyepi.
Semua aktivitas sehari-hari ditiadakan, termasuk pelayanan umum.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).
Sebelum Hari Raya Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu.
Baca: Dicari Jomblo!: Penolong buat Kamu yang sedang Nelangsa Cari Jodoh!
Tiga atau dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan penyucian dengan melakukan Upacara Melasti.
Perayaan yang mengarak segala sarana sembahyang yang ada di Pura ke pantai atau danau.
Hal tersebut bermaksud bahwa laut atau danau adalah sumber air suci dan bisa menyucikan kotoran di dalam diri manusia dan alam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pecalang_20170327_210218.jpg)