Kencing Bau, Jangan-jangan Diabetes atau Bahkan Kanker? Baca Ini
"Urine normal, jika kita cukup minum lazimnya memiliki bau yang tak tajam," kata Ojas Shah MD.
Editor: Rimawan Prasetiyo
TRIBUNWOW.COM - Air kencing bisa jadi penanda kesehatan kita.
Warnanya bisa jadi indikator kadar hidrasi, pola makan dan kondisi kesehatan tak terdiagnosa.
Sementara baunya mencerminkan apa yang sudah dicerna tubuh.
"Urine normal, jika kita cukup minum lazimnya memiliki bau yang tak tajam," kata Ojas Shah MD, urologis dan profesor di Columbia University Medical Center.
Kadang urine memang sedikit lebih berbau dari biasanya.
Perubahan sedikit karena sesuatu kecil bisa menyebabkan bau, misalnya makanan yang diasup.
Tetapi ada bau yang bisa jadi sinyal masalah kesehatan.
Berikut ini hal-hal yang membuat urine berbau, dari yang tak masalah hingga mungkin berbahaya.
1. Dehidrasi
Saat kurang minum, air kencing akan berbau amonia.
Tanpa cukup air untuk mengencerkan urine, urine terkonsentrasi dengan produk buangan, oleh karenanya berwarna lebih gelap dan lebih bau.
Dengan minum lebih banyak, bau itu akan hilang dengan sendirinya.
2. Ada masalah infeksi saluran kencing
"Infeksi urine akan membuat urine berbau," kata Shah. Ini bisa menjadi sinyal masalah kandung kemih yang beragam seperti infeksi saluran kencing, infeksi kandung kemih atau inflamasi kandung kemih (cystitits).
Jika urine tidak hanya berbau tajam tapi juga bau, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/wanita-cantik-minum_20170316_142013.jpg)