Breaking News:

Tanya Jawab Kesehatan

Apa Perbedaan Kolesterol Baik dan Kolesterol Jahat? Simak Jawaban Dokter Spesialis Jantung

Begini penjelasan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Rumah Sakit Brayat Minulya dr. Kunti Nurul Umami, Sp.JP, FIHA mengenai kolesterol.

YouTube/Tribun Health
PERAN KOLESTEROL - Begini penjelasan dr. Kunti Nurul Umami, Sp.JP, FIHA mengenai kolesterol. Diakses pada Senin (8/12/2025) 

TRIBUNWOW.COM - Kolesterol sering dianggap sebagai penyebab berbagai masalah kesehatan.

Sebenarnya, tubuh sebenarnya membutuhkan zat ini untuk membentuk sel, hormon, hingga vitamin penting.

Yang menjadi persoalan adalah ketika kadar kolesterol tidak seimbang, khususnya antara kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL).

Baca juga: Mengapa Kolesterol Tinggi Kini Banyak Terjadi di Usia Muda? Simak Penjelasan dr. Kunti, Sp.JP, FIHA

Keduanya memiliki peran berbeda dalam tubuh, dan ketidakseimbangan di antara keduanya dapat meningkatkan risiko penyakit seperti serangan jantung dan stroke.

Memahami fungsi serta perbedaan LDL dan HDL menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan sejak dini.

Pertanyaan:

Apa perbedaan kolesterol baik dan kolesterol jahat? 

Begini penjelasan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Rumah Sakit Brayat Minulya dr. Kunti Nurul Umami, Sp.JP, FIHA dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com

Jawaban: 

LDL (Low-Density Lipoprotein) disebut kolesterol jahat karena meningkatkan risiko terjadinya penyakit seperti serangan jantung dan stroke ketika kadarnya berlebihan.

HDL (High-Density Lipoprotein) disebut kolesterol baik karena mengangkut kelebihan kolesterol dari tubuh untuk dibawa kembali ke hati.

Baca juga: Bagaimana Cara Stroke Menyerang Otak? Simak Penjelasan dr. Igor, Sp.S., FIMN., M.Kes., AIFO-K

Saat kembali ke hati, HDL membantu memproses dan membuang kolesterol berlebih, sehingga tidak menumpuk di pembuluh darah.

LDL berfungsi membawa kolesterol ke sel-sel tubuh, misalnya untuk membentuk membran sel, hormon, dan vitamin D, jadi LDL tetap bermanfaat jika kadarnya normal.

Setelah kolesterol dipakai sel, kelebihan LDL inilah yang perlu dibersihkan, dan proses pembersihan ini dilakukan oleh HDL.

Karena itu, keseimbangan antara LDL dan HDL penting, supaya kolesterol bisa digunakan tubuh dengan baik tanpa menimbulkan penumpukan yang berbahaya.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret Surakarta/Orisa Sativa Hapsari)

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
KolesterolJantungDokterKesehatan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved