Tanya Jawab Kesehatan
Bagaimana Mekanisme Penularan TBC? Simak Jawaban dr. Magdalena Sutanto, Sp.P., M.Kes
Begini penjelasan Dokter Spesialis Paru RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta dr. Magdalena Sutanto, Sp.P., M.Kes mengenai TBC.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Yonatan Krisna
TRIBUNWOW.COM - Tuberkulosis (TBC) masih menjadi satu di antara penyakit menular yang menjadi perhatian serius di Indonesia.
Banyak orang mengenal TBC sebagai penyakit yang lama sembuh dan mudah menular.
Namun, masih banyak pertanyaan seputar bagaimana penyakit ini bisa berpindah dari satu orang ke orang lain.
Memahami cara penularan TBC penting, tidak hanya bagi pasien, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat sekitar, agar langkah pencegahan bisa dilakukan dengan tepat.
Baca juga: Apa Penyebab Kolesterol Tinggi? Simak Penjelasan dr. Kunti Nurul Umami, Sp.JP, FIHA
Pertanyaan:
Lantas, bagaimana mekanisme penularan TBC?
Begini penjelasan Dokter Spesialis Paru RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta dr. Magdalena Sutanto, Sp.P., M.Kes dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com.
Jawaban:
TBC dapat menular melalui udara (airborne disease).
TBC ditularkan lewat droplet, yaitu percikan dahak atau lendir dari saluran napas pasien yang terinfeksi.
Droplet ini bisa keluar ketika pasien batuk, meludah, berbicara, atau bersin.
Perlu diingat bahwa droplet dapat bertahan di udara.
Percikan yang mengandung bakteri TBC dapat tetap berada di udara, terutama di ruangan dengan ventilasi buruk, sehingga orang di sekitarnya bisa menghirup kuman tersebut.
Baca juga: Apa Kriteria Mulai Pulih dari Stroke? Simak Jawaban dr. Igor Hermando, Sp.S., FIMN., M.Kes., AIFO-K
Namun, infeksi tergantung daya tahan tubuh.
Tidak semua orang yang menghirup kuman TBC akan langsung sakit.
Sumber: Tribunnews.com
| Cara Mudah Bedakan Obat Aman dan Berisiko, Simak Penjelasan Menurut Apoteker berdasarkan Logo |
|
|---|
| Waspada Bahaya Self Medication, Bisa Bikin Penyakit Tambah Parah! Ini Penjelasan Menurut Apoteker |
|
|---|
| Jangan Sepelekan Swamedikasi, Begini Risiko jika Beli Obat Tanpa Konsultasi Apoteker |
|
|---|
| Pola Perhatian Tak Wajar Bisa Jadi Tanda Awal Child Grooming, Begini Penjelasan Menurut Psikolog |
|
|---|
| Berawal dari Perhatian hingga Berujung Ancaman, Begini Pendapat Psikolog Tentang Pola Child Grooming |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Healthy-Talk-mengenai-penularan-TBC.jpg)