Tanya Jawab Kesehatan
2 Mekanisme Penularan Virus HIV, Berikut Ini Penjelasan dr. Restu Farida, Sp.Pd, M.Kes, Finasim
Begini penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Ibu Fatmawati Soekarno dr. Restu Farida, Sp.Pd, M.Kes, Finasim mengenai HIV.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi.
Memahami bagaimana HIV dapat menular merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan dan edukasi masyarakat.
Masih banyak kesalahpahaman yang berkembang, sehingga informasi yang jelas dan berbasis medis sangat dibutuhkan.
Baca juga: Apa Penyebab Kolesterol Tinggi? Simak Penjelasan dr. Kunti Nurul Umami, Sp.JP, FIHA
Pertanyaan:
Lantas, bagaimana mekanisme penularan virus HIV?
Begini penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Ibu Fatmawati Soekarno dr. Restu Farida, Sp.Pd, M.Kes, Finasim dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com.
Jawaban:
Jenis penularan HIV dibagi menjadi dua, yaitu penularan vertikal dan penularan horizontal.
Baca juga: Apa Langkah Pertama saat Gejala Stroke Terjadi? Simak Jawaban dr. Yetty, Sp.N K.,M.Kes
Penularan vertikal terjadi dari ibu ke anak.
Dalam penularan vertikal, virus berpindah dari ibu yang positif HIV kepada bayinya.
Penularan dapat terjadi melalui darah, misalnya selama kehamilan atau persalinan.
Selain itu penularan vertikal juga terjadi melalui air susu ibu (ASI) saat menyusui.
Sementara penularan horizontal (antarindividu) terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh yang mengandung virus HIV, seperti darah, cairan vagina, dan sperma.
Bentuk penularan horizontal meliputi hubungan seksual, transfusi darah yang sudah tercemar HIV, dan berbagi jarum suntik, terutama pada pengguna narkoba suntik
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret Surakarta/Orisa Sativa Hapsari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Healthy-Talk-bersama-dr-Restu-Farida-SpPd-MKes-Finasim-terkait-HIV.jpg)