Tanya Jawab Kesehatan
Apa Saja Risiko jika Imunisasi Anak Tak Lengkap? Simak Jawaban dr. Aisya Fikritama, Sp. A
Begini penjelasan Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit UNS dr. Aisya Fikritama, Sp. A mengenai risiko yang muncul jika imunisasi anak tidak lengkap.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Imunisasi adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya.
Namun, masih ada orang tua yang ragu atau bahkan melewatkan jadwal vaksin karena berbagai alasan.
Padahal, ketika imunisasi tidak diberikan secara lengkap, daya tahan tubuh anak menjadi lebih lemah dan mereka berisiko terkena penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.
Baca juga: Apa Langkah Pertama saat Gejala Stroke Terjadi? Simak Jawaban dr. Yetty, Sp.N K.,M.Kes
Pertanyaan:
Lantas, apa saja risiko yang dapat muncul jika imunisasi anak tidak terpenuhi dengan baik?
Begini penjelasan Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit UNS dr. Aisya Fikritama, Sp. A dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com.
Jawaban:
Tanpa imunisasi, daya tahan tubuh anak lebih lemah.
Anak lebih gampang jatuh sakit terutama saat musim hujan atau ketika tubuh lelah.
Selain itu, anak akan lebih rentan terkena penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan vaksin, seperti penyakit difteri, tetanus, pertusis atau batuk rejan, infeksi HiB, hepatitis, dan penyakit lain sesuai jenis imunisasi yang tidak diberikan.
Baca juga: Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Virus Campak? Simak Jawaban dr. Aisya Fikritama, Sp. A
Jika anak tidak diimunisasi dan terkena penyakit, kondisi penyakitnya bisa jauh lebih berat.
Dokter mengibaratkan imunisasi seperti helm saat naik motor.
Hal tersebut dikarenakan anak yang diimunisasi mungkin masih bisa sakit, tapi gejalanya lebih ringan.
Sementara anak tanpa imunisasi bisa mengalami kondisi yang jauh lebih parah.
Tanpa imunisasi, anak bukan hanya lebih rentan sakit berat, tetapi juga lebih cepat menularkan penyakit ke orang lain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret Surakarta/Orisa Sativa Hapsari)
Sumber: Tribunnews.com
| Fakta Medis Puasa: Menahan Lapar Saat Puasa Picu Perubahan Hebat, Dokter Spesialis Ungkap Prosesnya |
|
|---|
| Berbuka Puasa Tak Selalu Harus yang Manis, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ungkap Sederet Alasannya |
|
|---|
| Puasa Bukan Hanya Soal Menahan Lapar, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Soal Manfaat Medisnya |
|
|---|
| Bagaimana Batasan Penderita Sakit Kronis saat Puasa? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam |
|
|---|
| Ini Tips Puasa Aman bagi Penderita Penyakit Kronis Menurut Saran Dokter Spesialis Penyakit Dalam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Tribun-Health-risiko-jika-imunisasi-anak-tidak-lengkap.jpg)