Breaking News:

Tanya Jawab Kesehatan

Fakta Medis Puasa: Menahan Lapar Saat Puasa Picu Perubahan Hebat, Dokter Spesialis Ungkap Prosesnya

Tubuh beralih bakar lemak dan hasilkan keton guna kurangi risiko penyakit saat puasa. Cek manfaat ilmiahnya menurut Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa.

Tayang:

TRIBUNWOW.COM - Puasa sering dipahami sekadar sebagai aktivitas menahan lapar dan haus, padahal di balik rasa lapar itu terjadi banyak perubahan penting di dalam tubuh.

Ketika kita sengaja "melaparkan diri" dan tidak langsung memenuhi rasa lapar dengan makan, tubuh perlahan berhenti mengandalkan gula darah sebagai satu-satunya sumber tenaga.

Cadangan glukosa di otot dan hati akan dipakai terlebih dahulu, lalu berangsur menipis seiring dengan berjalannya jam puasa.

Setelah lewat beberapa jam, terutama di atas delapan jam saat tubuh beralih menggunakan lemak sebagai bahan bakar.

Baca juga: Berbuka Puasa Tak Selalu Harus yang Manis, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ungkap Sederet Alasannya

Proses ini menghasilkan zat keton sebagai sumber energi baru, sehingga bisa dipakai oleh sel-sel saraf di otak.

Pertanyaan:

Kalau kita sengaja menahan lapar saat puasa, sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh kita?

Begini jawaban Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa di RSUP Surakarta, dr. Indah Puji Handayani, Sp.KJ, M.Gizi dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com.

Jawaban:

Saat kita berpuasa dan sengaja menahan lapar, tubuh sebenarnya tidak kosong begitu saja, tetapi mengatur ulang sumber energinya.

Pada jam-jam awal, tubuh masih memakai glukosa dari makanan terakhir yang disimpan sebagai gula darah dan cadangan glikogen di hati dan otot.

Glukosa ini diolah di dalam sel, tepatnya di mitokondria, menjadi ATP sebagai bahan bakar utama untuk beraktivitas.

Setelah beberapa waktu cadangan glukosa menipis, tubuh mulai mencari sumber energi lain.

Di sinilah cadangan lemak mulai dipecah dan diolah untuk dijadikan bahan bakar pengganti.

Ketika puasa berlangsung lebih lama, bahan bakar tubuh beralih dari glukosa menjadi keton yang dihasilkan dari proses pemecahan lemak.

Halaman 1/2
Tags:
Fakta KesehatanTips KesehatanPuasa Ramadhan 2026PuasaTribunEvergreen
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved