Tanya Jawab Kesehatan
Benarkah Sering Minum Kopi Dapat Picu Penyakit Batu Ginjal? Simak Jawaban Dr. Anara, Sp. U
Begini penjelasan Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Umum Daerah Ibu Fatmawati Soekarno dr. Mega Anara, Sp. U.
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Kopi menjadi minuman favorit banyak orang karena rasanya yang khas dan mampu meningkatkan fokus.
Beberapa orang khawatir bahwa kandungan tertentu dalam kopi bisa berdampak pada kesehatan ginjal jika diminum tanpa kontrol.
Baca juga: Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Mulut Agar Tak Bau saat Berpuasa? Simak Jawaban Drg. Astri Z
Pertanyaan:
Lantas, benarkah sering minum kopi dapat memicu batu ginjal?
Begini penjelasan Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Umum Daerah Ibu Fatmawati Soekarno dr. Mega Anara, Sp. U dalam podcast kesehatan Healthy Talk dalam kanal YouTube Tribunnews.com.
Jawaban:
Di dalam kopi terdapat kandungan yang bernama kafein.
Sebenarnya, meminum kopi justru menimbulkan efek protektif terhadap ginjal.
Hal tersebut terjadi karena meminum kopi menghasilkan efek diuretik.
Dengan adanya efek diuretik, ginjal terbantu untuk mengeluarkan garam yang berisiko membentuk batu ginjal melalui urin.
Efek positif lain dari meminum kopi adalah menaikkan heart rate atau detak jantung yang dapat mempercepat pergerakan pembuluh darah.
Meskipun memiliki dampak positif, meminum kopi tetap harus diperhatikan.
Menurut anjuran, takaran kopi atau caffeine intake dalam sehari maksimal 400 miligram atau tidak lebih dari tiga gelas kecil.
Takaran ini berlaku untuk kopi hitam atau kopi tanpa campuran.
Terlalu banyak mengonsumsi kafein akan berdampak pada kardiovaskular dan berujung menimbulkan masalah pada jantung dan pembuluh darah.
Jadi, meminum kopi secara berlebihan tidak memicu batu ginjal tetapi dapat membuat jantung dan pembuluh darah bermasalah.
Sebaliknya, meminum kopi dapat melindungi ginjal.
Perlu diingat bahwa takaran kopi yang tepat adalah tidak lebih dari 400 miligram atau tiga gelas kecil per hari.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Orisa Sativa Hapsari)
Sumber: Tribunnews.com
| Fakta Medis Puasa: Menahan Lapar Saat Puasa Picu Perubahan Hebat, Dokter Spesialis Ungkap Prosesnya |
|
|---|
| Berbuka Puasa Tak Selalu Harus yang Manis, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ungkap Sederet Alasannya |
|
|---|
| Puasa Bukan Hanya Soal Menahan Lapar, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Soal Manfaat Medisnya |
|
|---|
| Bagaimana Batasan Penderita Sakit Kronis saat Puasa? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam |
|
|---|
| Ini Tips Puasa Aman bagi Penderita Penyakit Kronis Menurut Saran Dokter Spesialis Penyakit Dalam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Dokter-spesialis-urologi-Mega-Anara-Sp-U.jpg)