Menurut Nanang Agus B, staf kesiswaan SMK N 4 Semarang, korban dikenal sebagai siswa yang baik dan berprestasi di jurusan Teknik Mesin.
"Kami ingin menegaskan bahwa korban adalah siswa berprestasi dengan nilai akademis yang baik," ujarnya.
Dua siswa lainnya, S dan A, selamat dengan luka tembak di tangan dan dada, namun belum bisa dimintai keterangan karena trauma.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyatakan pihaknya sedang memverifikasi kronologi.
"Kami masih mengecek perkembangan kasus ini. Tunggu rilis resmi nanti," ungkapnya.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menambahkan, penjelasan lebih lanjut akan diberikan setelah mempertimbangkan suasana kebatinan keluarga korban.
Lokasi Kejadian Masih Samar
Tribun mencoba menelusuri lokasi kejadian dari kawasan Sam Poo Kong hingga Perumahan Paramount di Ngaliyan, namun sejumlah saksi di lapangan, termasuk satpam, pekerja pabrik, dan warga sekitar, tidak mendengar adanya keributan pada waktu kejadian.
Kejadian ini memicu desakan publik untuk dilakukan penyelidikan transparan dan tuntas. Banyak pihak berharap kebenaran segera terungkap, sehingga kasus ini dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya serta menjadi pelajaran agar insiden serupa tidak terulang. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul "Kronologi Dugaan Penembakan Pelajar SMK N 4 Semarang yang Berujung Tragis."