TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial kasus seorang siswi SMP kelas 7, sebut saja namanya Bunga, dirudapaksa ramai-ramai oleh enam bocah.
Peristiwa memilukan ini terjadi di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Tak hanya sekali, para pelaku rupanya mengulangi perbuatannya terhadap korban, selama tiga hari, setelah melakukan aksi pertamanya di semak-semak.
Warganet yang mengetahui kasus ini dari berbagai postingan di media sosial pun langsung geram dan meminta polisi untuk turun tangan.
Mirisnya, tiga pelaku ternyata masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Berikut fakta-fakta kasus siswi SMP dirudapaksa enam bocah di Kabupaten Siak yang viral.
Kronologi
Baca juga: Kejamnya IS Tersangka Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Sekap dan Rudapaksa Korban
Dikutip dari TribunSiak.com, kasus berawal saat korban sebut saja Bunga pulang sekolah pada Jumat, 12 September 2024 kemarin sekira pukul 13.00 WIB.
Di tengah perjalanan, korban bertemu dengan tiga pelaku, masing-masing berinisial BZ, PZ dan FO.
Singkat cerita, pelaku BZ meminta Bunga agar mengikutinya.
BZ membawa korban ke semak-semak yang lokasinya berada di belakang masjid.
Di sanalah, Bunga dirudapaksa beramai-ramai oleh ketiga pelaku.
Pelaku BZ sempat memberikan ancaman agar korban tidak melaporkan kejadian ini ke siapapun.
Keesokan harinya, BZ kembali mengajak Bunga untuk melakukan perbuatan serupa.
Kali ini BZ mengajak teman-temannya yang lain.
Total ada 6 bocah yang merudapaksa dan mencabuli korban.