Berita Viral

3 Fakta Viral WNA Rusia Ngaku Dideportasi seusai Bantu Polisi Kuak Kasus Mafia Narkoba di Bali

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Video WNA asal Rusia mengaku dideportasi paksa oleh Imigrasi Bali setelah turut membantu polisi menangkap mafia narkoba menjadi viral di media sosial.

Berdasarkan pemeriksaan lanjutan petugas Imigrasi ditemukan barang bukti dan beberapa dokumen yang diduga palsu.

“Pejabat Imigrasi memiliki kewenangan melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing di wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan,” tegas Silmy Karim, Selasa (14/5/2024), dikutip dari TribunBali.com.

2. Beberapa Kali Dideportasi

Terkait Arthem menjadi informan Polda Bali, merupakan hoaks yang telah dikonfirmasi Polda Bali.

Tak hanya sekali, sebelumnya Arthem juga sempat dideportasi dan dicekal masuk ke Indonesia.

Hal ini diterangkan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Panjaitan.

Dari hasil koordinasi dengan Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Suhendra, mengonfirmasi kebenaran kabar WNA atas nama Arthem Kotukhov dideportasi.

Pertama, Arthem dideportasi pada 2020 karena tidak memiliki dokumen resmi tinggal di Bali.

Baca juga: Viral Pria Pakai Daster Neneknya Curi Motor dari Semarang Dibawa ke Bandung, Ini Pengakuan Pelaku

Lalu, deportasi kedua terjadi di tahun 2021 saat yabersangkutan kembali datang ke Bali.

Ia dideportasi karena dokumen atau administrasinya sebagai WNA tidak sesuai izin tinggalnya di Bali.

Untuk pengakuan Arthem itu, ditegaskan Kombes Jansen, bukan berarti menjadi jaminan orang tersebut serta merta harus mendapatkan perlakuan khusus.

“Semua orang dan siapapun yang tinggal di Indonesia, wajib hukumnya mematuhi semua peraturan hukum yang belaku,” tegas Jansen.

3. Terbukti Melanggar

Arthem dideportasi karena terbukti melanggar Undang-Undang Keimigrasian.

Hal tersebut diungkapkan oleh pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Halaman
123