Setelah dari ruang TV, jasad Tuti dibawa ke kamar mandi.
Jasad ibu dari Yoris Raja Amarullah dan Amalia Mustika Ratu ini kemudian dibawa ke mobil Alphard hitam di garasi.
"Bukan lihat lagi (jasad dimasukkan ke Alphard), Danu disuruh (Yosef) bantu angkat. Jadi yang angkat itu Arighi, Abi, Yosef dan Danu. Menurut saya sih empat orang sudah cukup bisa mengangkat," kata pengacara Danu, Achmad Taufan saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.
Sementara jasad Amel, kata Taufan berdasar pengakuan Danu, diangkat sendirian oleh Yosef Hidayah.
"Kalau Amel dari kamar ke kamar mandi, kamar mandi ke Alphard itu pak Yosef sendiri," jelasnya.
Kata Achmad Taufan, Danu tak mengetahui alasan dan tujuan dua jasad korban kasus Subang ditempatkan di mobil Alphard hitam.
"Danu gak tau untuk yang kaya gitu," katanya.
Danu juga mengaku tak tahu siapa sopir yang memarkirkan mobil Alphard di garasi rumah Tuti.
Perlu diingat, posisi mobil Alphard saat itu menghadap ke arah jalan.
Ban kanan depannya pun terangkat ke lantai teras rumah.
"Kalau yang markirin gak tahu, tapi Danu lihat pak Yosef nyalain mobil Alphard, yang stater dia gitu," kata Taufan.
Baca juga: BREAKING NEWS - Polda Jabar Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pembunuhan di Subang, Danu Serahkan Diri
Setelah jasad Tuti Amel ada di Alphard, Arighi, Abi dan Yosef kembali ke dalam rumah.
Menurut Danu, ketiganya kemudian membongkar lemari dan mengacak-acak barang di dalam rumah.
"Bu Mimin gak ketahuan tindakannya apa, karena kan gelap," katanya.
Istri muda Yosef, Mimin, membantah kesaksian Danu.