TRIBUNWOW.COM - Nama Panji Gumilang saat ini masih terus menjadi sorotan terkait kontroversi yang ia lakukan sebagai pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun.
Sang anak yakni Anis Khairunnisa membela ayahnya melalui sejumlah unggahannya di media sosial.
Dikutip TribunWow dari facebook @aniskhairunnisa, unggahan terakhir Anis pada Selasa 4 Juli 2023 terlihat sedang membahas terkait kasus dugaan penistaan agama yang kini menjerat ayahnya.
Baca juga: Kekeh Penjarakan Panji Gumilang, Habib Bahar bin Smith akan Datangi Al Zaytun dan Lakukan Hal Ini
Anis mengajak publik untuk banyak belajar dan memperkaya literasi.
Dirinya juga menjelaskan bahwa beragama dinamis dan terus berkembang sesuai zaman.
Berikut pesan lengkap yang ditulis Anis:
"Sebelum sibuk menghakimi seseorang sesat dan menjebloskan seseorang pada persoalan menistakan agamanya sendiri. Ketika mengedepankan cara berpikir pendek dan irasional.
Sebaiknya mari sibuk untuk terus belajar. Memperkaya literasi agar berpikir lebih adil, beradab dan berkeprimanusiaan.
Jangan terlena dan terbuai dalam balutan kenyamanan beragama. Karena kehidupan terus berputar dan bergulir.
Demikian juga dalam beragama itu dinamis dan terus berkembang sesuai dengan tuntutan jaman. Dan kami dalam tahapan berijtihad dan mengaktualisasikannya menuju peradaban yang berkemajuan di masa hadapan.
Tidak ada salah dalam berijtihad. Memutuskan masalah dengan jalan ijtihad kemudian benar,maka ia mendapat dua pahala. Dan apabila dia memutuskan dengan jalan ijtihad kemudian keliru, maka dia mendapat satu pahala.
Yuk simak persoalan-persoalan yang sesungguhnya sudah selesai pembahasannya beratus-ratus tahun di masa lalu. Mari melihat kedepan menuju masyarakat yang adil dan beradab.
#stopberpikirirasional #mariberpikirrasional #perkayaliterasi #berpikiradil #bertindakadil."
Pada 29 Juni 2023, Anis juga sempat menjelaskan bagaimana awal mula berdirinya Ponpes Al Zaytun yang memiliki semboyan pusat pendidikan dan pengembangan budaya toleransi serta perdamaian.
Anis menegaskan hingga 2023 ini, Ponpes AL Zaytun terus menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan.