"Ada pengadu ke saya, orang dari Pekalongan bahwa Pak Tohari ini pernah menjadi seorang (dukun) penggandaan uang, tapi hasilnya nihil," beber Mahbudiono.
"Yang datang menemui saya waktu itu satu orang dari Palembang, kita sudah klarifikasi, kita tangani dari kepolisian juga. Dia mencari keluarganya."
Mahbudiono dan masyarakat sekitar mengaku terkejut di desanya ada pembunuh berantai yang berkeliaran.
Apalagi mengetahu mayat-mayat korban dikuburkan di hutan dekat dengan perkampungan mereka.
"Luar biasa ini miris sekali. Satu mayat saja ini juga saya merinding, kenapa ada kasus seperti ini di sini. Apalagi ini sudah tambah lagi, ini di luar dugaan," beber Mahbudiono.
"Masyarakat juga kaget dan resah dengan adanya kejadian seperti ini," tandasnya.
Baca juga: Makam Korban Wowon Cs Pembunuh Berantai Dibongkar Hari Ini, Keluarga Siti Fatimah: Semua Siap
Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:
(TribunWow.com)