"Kasus ini akan saya kawal khusus. Saya sama pak Kapolres sudah koordinasi terus," ujar Gibran.
"Intinya warga silakan lapor. Korban silakan lapor. Nanti semuanya tanggung jawab saya."
Adapun terkait nasib dojang yang dikelola oleh DS, Gibran mengusulkan agar tempat latihan itu ditutup.
"Idealnya, ditutup dulu sampai nanti ada musyawarah kota," ujar Gibran dikutip TribunSolo.com.
Baca juga: Bebas setelah 7 Tahun Dipenjara, Napi Pencabulan Anak Culik Gadis Berusia 6 Tahun di Tambora
Ia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) tingkat kabupaten/kota dan dengan Ketua Pengprov PBTI Jawa Tengah, Alex Haryanto.
"Sudah saya jelaskan kejadiannya seperti itu, segera dipilih ketua yang baru," ujar Gibran.
"Soalnya yang namanya kompetisi, latihan, nggak boleh berhenti," tandasnya. (TribunWow.com)