Berita Viral

Fakta Viral Perudapaksa IRT hingga Tewas di Maluku, Kabur ke Objek Wisata dan Nyaris Diamuk Warga

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MR, pelaku rudapaksa IRT hingga meninggal saat dijemput polisi dengan pesawat ke Ambon, Jumat (24/3/2023). Sebelum ditangkap, MR sempat bersembunyi di salah satu destinasi wisata di Banda Neira, Maluku Tengah.

"Pukul 06.30 wit bertempat di RT 01 Desa Nusantara Kec. Banda telah di temukan Pelaku an. Muhammad Rumagia Alias Amat oleh anggota BKO Polres Maluku tengah dan kemudian diamankan di Mako Polsek Banda," terang Galuh Febri.

Setelah diamankan di Mako Polsek, pelaku akan diterbangkan ke Polda Ambon untuk diperiksa sekaligus menghindari amukan warga.

"Sementara diamankan di Polsek Banda sambil menunggu transportasi udara untuk mengevakuasi pelaku ke Mapolda Maluku," lanjutnya.

Baca juga: Pengakuan Pria Bunuh Bocah 5 Tahun karena Suara Musik, Rudapaksa Jenazah Korban sebelum Dibuang

Warga Geruduk Polsek Banda

Keluarga korban bersama sejumlah warga berama-ramai mendatangi Markas Besar Polsek Banda, setelah mendengar tertangkapnya pelaku, Jumat (24/3/2023).

"Benar massa lagi seruduk kantor Polsek," aku Galuh Febri.

Dalam video singkat berdurasi 30 detik, diperlihatkan sejumlah orang terlihat mengamuk mencari keberadaan pelaku.

"Aksi ini meluapkan rasa emosi terhadap korban, tetapi bahwasanya aksi tersebut salah karena tidak bole main hakim sendiri," imbuhnya.

Puluhan warga dan keluarga korban geruduk kantor Polsek Banda, Maluku Tengah, untuk mencari pelaku rudapaksa ibu muda berinisial NA (30) yang akhirnya tewas, Jumat (24/3/2023) (TribunAmbon.com/ HO Polsek Banda)

Baca juga: Ayah di Karawang Rudapaksa Anak Kandung Hampir 100 Kali sejak Korban Usia 14 Tahun hingga Melahirkan

Diterbangkan ke Ambon

Pelaku kini telah diterbangkan dari Pulau Banda ke Ambon menggunakan pesawat polisi Polda Maluku, Jumat (24/3/2023) sekira pukul 10.45 WIT.

"Pelaku di bawa ke Ambon salah satu menghindari amukan warga. Selanjutnya pelaku dibawa ke Ambon untuk nantinya diadili di Masohi karena Banda masuk Wilkum Polres Maluku Tengah," ujar Galuh Febri.

Adapun massa yang menggeruduk Mapolsek Banda sudah membubarkan diri menjelang salat Jumat. (TribunWow.com)

Berita terkait lainnya