Pilpres 2024

Berita Ganjar Pranowo: Jokowi Disebut Bimbang Beri Dukungan pada Ganjar atau Prabowo di Pilpres 2024

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase potret Prabowo Subianto (kiri) dan Ganjar Pranowo, Rabu (22/6/2022). Terbaru, Jokowi dikabarkan masih mempertimbangkan kandidat yang akan didukung antara Ganjar atau Jokowi, Rabu (16/11/2022).

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) santer dikabarkan akan menberi dukungan kandidat Capres untuk meneruskan jabatannya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dilansir TribunWow.com, dua figur dengan elektabilitas tertinggi digadang menjadi pilihan Jokowi, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Bahkan, menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda, Jokowi saat ini sedang menimbang tokoh mana yang akan diusung di antara dua orang tersebut.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: PDIP Tegas Tak akan Tunduk pada Relawan meski Ramai Dukungan terhadap Ganjar

Ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/11/2022), Huda menilai Prabowo dan Ganjar memiliki kedekatan khusus dengan Jokowi.

"Kalau hari ini misal yang berkembang ada nama Ganjar, Pak Prabowo, kayaknya Pak Jokowi masih nimbang-nimbang dua figur ini," ujar Huda dikutip Kompas.com.

Meski begitu, Ganjar belum pasti akan diusung menjadi Capres dari PDIP, lain halnya dengan Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

Faktor tersebut menjadi satu penentu alasan Jokowi belum mendeklarasikan secara jelas kandidat yang akan diusungnya.

Padahal, dukungan Jokowi disinyalir akan sangat berpengaruh bagi banyaknya perolehan suara.

"Tentu Pak Presiden juga melihat konfigurasi yang belum final, siapa yang jadi maju dalam kompetisi ini," ujar Huda.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkelakar menyebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden selanjutnya saat berpidato di HUT Partai Perindo, Senin (7/11/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Soal Statement 2024 Jatah Prabowo, Pengamat Sebut Jokowi Jaga-jaga Ganjar Gagal Jadi Capres PDIP

Di sisi lain, Prabowo dan Ganjar juga ramai dipasangkan untuk menjalin kerjasama antara PDIP dengan Partai Gerindra.

Namun hal ini ditepis Huda yang mengaku belum mendengar kabar tersebut dari PKB yang resmi berkoalisi dengan Partai Gerindra.

"Karena isunya kan kita enggak mau ada polarisasi, kita tidak ingin fragmentasi berlanjut pasca-Pilpres 2019," tandasnya.

Isu dukungan Jokowi pada Prabowo muncul dari penuturan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Ia mengklaim bahwa Jokowi telah memberi restu pada Prabowo untuk kembali berlaga di Pilpres 2024.

"Ya, Pak Prabowo pernah ditanya (oleh Presiden) maju, enggak? Dia bilang kalau Bapak mengizinkan. Dan ternyata, kan, diizinkan untuk maju," ucap Dasco, Kamis (11/8/2022).

Sementara itu, sinyal dukungan terhadap Ganjar muncul setelah acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/5/2022).

Pertemuan ini juga dihadiri Ganjar yang sama-sama berasal dari Partai PDIP.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyinggung bahwa capres yang akan mereka dukung berada di Rakernas tersebut.

Baca juga: Pidato di Acara G20, Prabowo Subianto Ungkit Kodrat Manusia Sangat Ingin Berkuasa

Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto Masuk Prasyarat Ideal

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sering memuncaki hasil survei simulasi Pilpres 2024.

Dilansir TribunWow.com, keduanya dinilai telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan program-programnya.

Pasalnya, dua nama tersebut disinyalir telah memenuhi prasyarat menjadi calon kandidat penerus Jokowi.

Baca juga: Pengamat Curiga PDIP Hanya Pura-pura Tindas Ganjar Pranowo demi 2024: Untuk Mendulang Simpati

Namun, sikap berbeda ditunjukkan Jokowi terhadap eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang pernah diturunkan saat menjabat menteri di eranya.

Diduga hal ini karena ada visi-misi yang berbeda antara Presiden dengan sosok Anies.

"Harus memenuhi dua variabel, yang pertama kenyamanan terhadap sosok-sosok yang kerjanya bagus, punya chemistry yang sama," beber Direktur Eksekutif Charta Politika sekaligus pengamat politik Yunarto Wijaya dikutip kanal YouTube tvOneNews, Minggu (6/11/2022).

"Yang kedua ada variabel lain ketika seseorang ingin mendukung, mengendorse, dia harus tahu peluang orang ini untuk menang atau tidak."

"Pada skala ini, kita tahu hanya dua nama yang memenuhi prasyarat minimal berdasarkan survei sekarang, hanya Mas Ganjar dan Pak Prabowo."

Jokowi menyebut sejak awal dirinya mendukung Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Foto Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meninjau Indo Defence 2022 ExpoForum yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/11/2022). (Instagram/@prabowo)

Baca juga: Beda Nasib dari Anies, Prabowo Disebut Selamat dari Hujatan karena Mesra dengan Jokowi dan Megawati

Sebelumnya, Yunarto sempat menilai bahwa persaingan Ganjar dan Prabowo akan berlangsung sengit.

"Kalau ditanya peluangnya Pak Prabowo (untuk menang pada Pilpres 2024) besar atau tidak, saya harus mengatakan, lawan terberat Pak Prabowo adalah Ganjar Pranowo," beber Yunarto, Kamis (11/8/2022).

Menurutnya, elektabilitas Prabowo bisa saja disalip oleh Ganjar yang masih leluasa meningkatkan pengenalan dirinya pada masyarakat.

Pasalnya, Prabowo merupakan negarawan yang sudah banyak dikenal sehingga ruang geraknya relatif kecil.

Sedangkan Ganjar dalam sejumlah survei di berbagai lembaga, cenderung memiliki elektabilitas yang makin meningkat seiring waktu.

"Artinya, peluang dari Ganjar untuk menaikkan elektabilitas masih jauh lebih besar dibandingkan Pak Prabowo yang tingkat pengenalannya sudah mentok dan ruang geraknya jauh lebih kecil," imbuh Yunarto.(TribunWow.com/Via)

Baca Artikel Terkait Lainnya