Menurut Sugeng, modus seperti yang dilakukan Teddy Minahasa sangat mudah dibaca dan seharusnya bisa diantisipasi.
Antara lain dengan melibatkan divisi lain untuk mengecek jumlah sitaan dan jumlah barang bukti yang dihancurkan.
"Jadi ini modus-modus yang sebetulnya modus konvensional yang bisa dibaca," ujar Sugeng.
"Oleh karena itu penting ketika penangkapan itu ada bukan hanya unit narkoba yang ikut melakukan, tetapi unit lain seperti intel ikut memantau."
Sugeng mengatakan bahwa penangkapan jaringan kartel narkoba hingga ke level Kapolda baru sekali ini dilakukan.
"Baru sekali (sampai level Kapolda), tetapi pada level-level penyidik Sumatera Utara sudah terjadi," tandasnya.(TribunWow.com)