Konflik Rusia Vs Ukraina

Bukti Rusia Curi Gandum Ukraina, Turki Tahan Kapal Kargo yang Diduga akan Jual Hasil Rampasan

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tentara Rusia memakai seragam lengkap berjaga di pelabuhan. Terbaru, Turki menahan kapal kargo Rusia yang diduga memuat gandum Ukraina untuk dijual ke luar negeri, Minggu (3/6/2022).

Ia juga menyangkal Rusia telah memblokade jalur pelayaran setelah mengusai sebagian besar kawasan pelabuhan Ukraina.

Lavrov mengatakan ekspor gandum tersebut bisa dilakukan dengan hanya butuh perintah dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

"Kami merealisasikan tujuan yang telah dipublikasikan untuk menyingkirkan wilayah timur Ukraina dari tekanan rezim neo-Nazi, itulah yang kami lakukan," tegas Lavrov.

"Dan menyoal biji gandum, kami sudah menerangkan hari ini bahwa gandum tersebut bisa dikirim secara bebas ke tujuannya. Rusia tidak menempatkan halangan di jalur tersebut."

"Hanya butuh perintah dari Zelensky, jika dia masih bisa memerintah di sana, untuk mengizinkan kapal asing dan kapal Ukraina untuk berlayar di Laut Hitam."

Dihubungi kemudian oleh Agence France-Presse, Umerov, yang berbasis di Istanbul untuk televisi publik Ukraina, menjelaskan bahwa dia telah mengangkat tangannya selama seluruh sesi tanya-jawab.

Tetapi ia kemudian menyadari bahwa penyelenggara tidak akan membiarknya berbicara hingga memutuskan untuk menyela dengan keras.

"Saya mengambil risiko mengganggu konferensi pers karena seluruh Ukraina sedang menunggu jawaban atas pertanyaan ini," kata Umerov.

Di sisi lain, setelah kejadian tersebut, Lavrov menggambarkan perilaku duta besar Ukraina di sejumlah negara Barat sebagai sikap yang tidak dapat diterima dan tidak sopan,

"Saya juga kadang-kadang dituduh memilih kata-kata yang buruk, tetapi memilih kata-kata dengan buruk adalah satu hal, dan itu adalah hal yang sama sekali berbeda dari maksud tersebut," kata Lavrov dilansir TASS, Rabu (8/6/2022).

Dia mengatakan dia telah membahas masalah ini secara singkat dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu, dan mengklaim memiliki pemahaman yang sama mengenai berbicara dengan sopan.(TribunWow.com/ Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina