Yevhen Balytskiy, seorang pejabat Rusia yang ditunjuk oleh Moskow untuk mengelola wilayah yang diduduki, dilaporkan mengatakan kapal itu akan berangkat ke 'negara-negara sahabat' Rusia.
Berita Turki menahan kapal kargo Rusia juga muncul kurang dari sebulan setelah Bodnar menuduh Turki membeli gandum yang dicuri Rusia.
Baca juga: Rusia Bantah Curi dan Jual Gandum Ukraina, AS Ngaku Pergoki Kapal Ekspor Rusia Berlayar Bawa Muatan
Jurnalis Ukraina Sindir Keras Menlu Rusia
Seorang jurnalis Ukraina memanfaatkan kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ke Ankara dengan melontarkan pertanyaan kontroversial.
Jurnalis bernama Muslim Umerov itu menyinggung soal ekspor biji-bijian dari Ukraina, di tengah kekhawatiran kelaparan dunia jika masalah ini tidak diselesaikan.
Ia pun disambut dengan jawaban ketus dari Lavrov yang kemudian menyebut tindakan tersebut sebagai perilaku tak sopan.
Baca juga: Disangsikan Ukraina, Putin Bersedia Beri Jaminan Keselamatan Bersayarat agar Kiev Bisa Ekspor Gandum
Dilansir TribunWow.com dari The Guardian, Kamis (9/6/2022), Lavrov saat itu berada di Turki membahas pembentukan koridor aman untuk ekspor gandum Ukraina.
Lantaran tak diberi kesempatan bertanya dalam konferensi pers itu, Umerov nekat berdiri dan berbicara langsung dengan Lavrov.
"Saya dari televisi publik Ukraina, saya benar-benar ingin mengajukan pertanyaan," tegas Umerov.
"Barang apa lagi yang sudah dijual Rusia selain biji gandum, dari semua yang sudah dicuri di Ukraina?"
Lavrov tampak terkejut menghadapi pertanyaan di luar skenario itu.
Seolah tak percaya, ia sempat meminta Umerov mengulangi pertanyaannya sebelum menjawab.
"Anda orang Ukraina selalu khawatir tentang apa yang dapat anda curi dan dari mana, hingga anda kira semua orang berpikir seperti itu," sindir Lavrov sembari tersenyum sinis.
"Saya akan jawab pertanyaan anda."
Kemudian, Lavrov mengulangi pernyataan yang pernah diumumkan Putin tentang tujuan invasi.