Konflik Rusia Vs Ukraina

Polisi Temukan Potongan Tubuh, Ada 20 Orang Hilang Buntut Serangan Pusat Perbelanjaan di Ukraina

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase detik-detik rudal Rusia ledakkan pusat perbelanjaan di Kremenchuk, Ukraina, Senin (27/6/2022).

"Mengabaikan sirine serangan udara adalah sebuah kejahatan," ujar Maletsky.

Dikutip TribunWow.com dari Tass.com, menanggapi insiden tersebut, pemerintah Rusia tegas membantah telah menyerang pusat perbelanjaan di Kremenchuk.

Klarifikasi ini disampaikan oleh representatif Rusia untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Dmitry Polyansky, pada Selasa (28/6/2022).

Polyansky menjelaskan, pada hari kejadian Rusia tengah menyerang sebuah hanggar di Kremenchuk yang berisi senjata dan amunisi buatan negara-negara barat.

Polyansky menegaskan serangan pada saat itu menggunakan senjata berakurasi tinggi dan tidak mengenai pusat perbelanjaan di Kremenchuk.

"Senjata dan amunisi tersebut disimpan di gudang untuk nantinya dikirim ke pasukan Ukraina di Donbass," ujar Polyansky.

Polyansky mengatakan, pihak militer Rusia mencegah pasukan Ukraina menggunakan senjata buatan Eropa dan Amerika Serikat (AS) tersebut untuk menyerang kota yang dihuni para separatis pro Rusia seperti di Donetsk, Lugansk, dan kota-kota lainnya.

(TribunWow.com/Anung)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina