Terkini Daerah

Ayah Ngaku Sadar Rudapaksa Anak Kandung Berkali-kali di Depok: Enggak Menyesal, Saya Ketagihan

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pelaku rudapaksa.

"Enggak ada (penyesalan). Saya empat kali melakukan dalam satu tahun. Saya ketagihan," jelasnya.

Beraksi Berulang Kali

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku telah merudapaksa anaknya sejak 2021 lalu.

"Tersangka sudah mengakui perbuatannya sejak 2021 hingga ketahuan di 24 Februari 2022 kemarin, dengan melakukan persetubuhan kepada anak kandungnya sendiri," beber Yogen.

Akan tetapi, pelaku dan korban memberikan pengakuan berbeda terkait aksi bejat itu.

"Dari tersangka awalnya mengakui sudah empat kali melakukan, tetapi berdasarkan pengakuan korban sekitar 20. Nanti akan kami dalami," jelasnya.

Ancam Bunuh Adik-adik Korban

Mengutip Kompas.com, saat melancarkan aksinya, pelaku mengancam korban dengan senjata tajam.

Tak hanya itu, pelaku juga mengancam akan membunuh kedua adiknya.

"Katanya (korban) diancam golok sama pisau dan ngancam adek-adeknya mau dibunuh kalau dia (korban) enggak melayani (hubungan badan) bapaknya," kata DH.

Untuk diketahui, DN mempunyai dua adik kandung, yakni laki-laki berusia tujuh tahun dan perempuan berusia lima tahun.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma, Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Berita terkait Kasus Ayah Rudapaksa Anak

Artikel ini telah tayang Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Ayah di Depok Rudapaksa Anak Kandung Berkali-kali: Enggak Ada Penyesalan di TribunJakarta.com dengan judul Bikin Telinga Panas, Bapak di Depok Bicara Sendiri Alasan Rudapaksa Anak Kandung Berkali-kali