Terkini Daerah

Pernah Diantar lalu Kenalan, Bocah Disabilitas di Bogor Diduga Jadi Korban Rudapaksa Driver Ojol

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi. NF (13) menjadi korban rudapaksa diduga S yang merupakan driver ojek online. (Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan).

TRIBUNWOW.COM - NF (13) warga Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi korban rudapaksa diduga driver ojok berinisial S.  

Diduga, S mengajaknya berkenalan setelah pernah kebetulan mengantar NF via aplikasi.

Kuasa hukum korban, Anggi Triana menyebut bahwa hal ini diketahui keluarga korban setelah korban pulang dalam kondisi baju berantakan di malam hari. 

Saat ditanya, korban bahkan sempat tidak mengakui bahwa dirinya menjadi korban rudapaksa. 

Baca juga: Modus Kepala Baitul Mal Aceh Tenggara Rudapaksa Anak di Bawah Umur 5 Kali, Berawal dari Minta Pijat

Baca juga: Fakta Kakek 77 Tahun Rudapaksa Bocah 4 tahun, Aksi Pelaku Disaksikan Kembaran Korban

NF, juga tak menjawab siapa dan kemana dirinya dibawa pergi.

"Iya benar. Awalnya tidak ngaku. Setelah korban ditenangkan dan diajak komunikasi baik-baik barulah korban mengaku telah di rudapaksa oleh oknum ojol," ujar hukum korban Anggi Triana Ismail saat dikonfirmasi oleh TribunnewsBogor.com, Minggu (23/1/2022).

Hal itu diduga karena NF yang mengalami disabilitas. 

Kejadian nahas itu, tidak diketahui lokasi pastinya dan disebut terjadi pada Rabu (19/1/2022).

Saat itu NF dijemput oleh S dan diajak untuk berputar-putar tak tahu di mana. 

NF, juga tak bisa memberitahu pastinya di mana lokasi kejadian itu berlangsung. 

"Kejadiannya sekira pukul 18.30 WIB. Untuk tempat masih ragu. Keterangan dari korban susah komunikasi dan kedua tidak ada saksi. Tumpuan kita informasi dari korban. Korban belum memberikan petunjuk tempat pelaku melakukan kejahatannya," tambahnya.

Baca juga: Sederet Modus Pria di Bekasi untuk Rudapaksa Anaknya, Mulai Fitnah hingga Ancam Penjarakan

Bahkan, nama S yang diduga kuat menjadi pelaku juga didapat dari rekam jejak di ponsel NF. 

Diketahui bahwa NF pernah memesan S sebagai driver ojek online dan sejak itu berkenalan dengan NF. 

S juga merupakan orang yang menjemputnya pada waktu itu. 

"Ketika membuka handphone korban ada pesanan ojol dan diduga merupakan S oknum sopir ojolnya."

"Kita juga cukup kesulitan mendapatkan informasi lebih dari korban karena korban ini disabilitas. Kita dapat petunjuk itu dari riwayat pemesanan aplikasi ojol milik NF."

"Kita pun sudah menginvestigasi media sosial dari si pelaku. Alhamdulilah sudah kita kantongi. Hampir menuju 100 persen bahwa S itu adalah oknum ojol," jelasnya.

Mulai dari
Halaman