Terkini Daerah

Pengunjung Pasar di Padang Kena Bogem Gegara Tak Bayar Parkir, Polisi: Pelaku Sakit Hati

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AP (32) seorang terduga pelaku penganiayaan sesaat diamankan oleh tim unit reserse kriminal (Reskrim) Polsek Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar, Selasa (30/11/2021).

TRIBUNWOW.COM - AP (32) seorang juru parkir di Pasar Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat ditangkap polisi karena melakukan penganiayaan terhadap pengunjung pasar pada Selasa (30/11/2021).

Ia disebut memberikan bogem mentah terhadap Azwar Anas (45) karena korban tidak membayar parkir. 

"Pelaku diduga melakukan penganiayaan di kawasan parkiran pasar, karena merasa sakit hati kepada korban," kata Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah Ipda Mardianto, di Padang, Rabu (1/12/2021), dikutip dari Tribun Padang.

Baca juga: Kasus Preman Serang dan Keroyok Polisi hingga Nyaris Tewas, Polres Medan Tetapkan Tersangka

Baca juga: Penjual Sayur Jadi Tersangka seusai Ditikam Preman, Kini Justru Saling Cabut Laporan

Kejadian berawal ketika Azwar keluar dari pasar pada sekitar pukul 06.30 WIB. 

Azwar saat itu menolak memberi uang parkir kepada pelaku dan membuat pelaku merasa sakit hati dan marah.

"Pelaku memukul bagian hidung korban, sehingga mengeluarkan darah akibat korban tidak mau membayar parkir," kata Mardianto.

Akibatnya, korban mengalami pendarahan di bagian hidung dan mengalami luka lebam.

Tak terima dianiaya, korban kemudian melaporkan yang bersangkutan ke kantor polisi. 

Pihak kepolisian kemudian meringkus preman pasar itu pada sore harinya.

"Selanjutnya kita melakukan penyelidikan dan didapat keberadaan pelaku di daerah Sunur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar," katanya. 

Baca juga: Viral TKW yang Karantina Kena Palak Tukang Parkir di Wisma Atlet, Pelaku Untung Rp 3 Juta per Minggu

Mardianto, juga mengatakan bahwa yang bersangkutan memang dianggap meresahkan oleh warga pasar. 

Halaman
12