Terkini Daerah

Akui Cium Santriwati, Pimpinan Ponpes di Pinrang Ngaku Anggap Korban Anak Sendiri

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pimpinan Pondok Pesantren Tassbeh Baitul Qur'an, Sulaiman Milla buka suara terkait tuduhan pelecehan seksual melalui video klarifikasi yang diupload oleh akun Facebook New Pinrang Sidrap, Rabu (3/11/2021).

Seluruh aksi pelecehan dilakukan oleh pelaku kepada korban di lingkungan pesantren.

Saat korban sedang piket bersama teman-temannya di asrama, pelaku datang lalu menciumi korban.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih mendalami pengakuan dari korban.

Baca juga: Fakta Viral Polantas Minta Sekarung Bawang sebagai Ganti Tilang, Ogah Diberi Uang Damai Rp100 Ribu

Namun karena korban masih trauma, korban belum dimungkinkan untuk dimintai keterangan lebih detail.

"Sebelumnya kami berkunjung ke rumah korban untuk menggali informasi. Saat ini korban belum bisa berbicara banyak karena masih trauma," jelas Bakhtiar.

"Dia trauma. Agak takut untuk dilihat orang banyak," sambungnya.

Bahkan saat hendak berangkat ke Polres untuk menjalani pemeriksaan, korban butuh waktu lama sebelum mau keluar dari kamar.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Deki Marizaldi mengatakan kasusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Dikatakan laporan tindak pidana pencabulan itu sudah diterima.

Laporan tersebut berdasarkan LP/B/363/X/2021/SPKT/RES.PINRANG/POLDA SULSEL tertanggal 22 Oktober 2021. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Pengakuan Pimpinan Ponpes di Pinrang Usai Dilapor Lecehkan Santrinya, 'Bentuk Kasih Sayang Orangtua' dan Kronologi Oknum Pimpinan Pesantren di Pinrang Lecehkan Santrinya, Berawal Saat Korban Piket

Berita lain terkait