Alih-alih menenangkan situasi, Aipda Eko justru kena bacok hingga nyaris tewas.
Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan, sebelumnya kasus ini sempat ditangani Polsek Helvetia.
"Karena tingkat kesulitan dan kerawanan kasusnya (lebih tinggi), maka lebih baik ditangani Polrestabes Medan," kata Rafles, Senin (1/11/2021).
Dia mengatakan, bahwa benar pelaku penyerangan yang hendak membunuh Aipda Eko Sugiwan adalah preman anggota ormas tertentu.
Namun, penyerangan itu dilakukan bukan atas nama ormas para preman.
"Mereka tidak mengatasnamakan FKPPI. Tidak pakai seragam FKPPI. Jadi belum bisa saya katakan diserang ormas FKPPI," katanya. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Kapolda Sumut Bilang Enggak Ada Preman, Anggotanya Malah Dibacoki Hendak Dibunuh Anggota OKP dan Polisi Dibacok Preman dan Hendak Dibunuh, Kasat Reskrim: Mereka Tidak Pakai Seragam