Lansia juga telah dikaitkan memiliki risiko mengalami badai sitokin jika terinfeksi Covid-19.
Kondisi tersebut juga berbahaya dan bisa mengalami masalah serius.
Orang yang lebih tua juga lebih mungkin menderita penyakit alzheimer dan demensia, yang dapat membuat mereka lebih sulit untuk mengingat tindakan pencegahan yang direkomendasikan untuk mencegah infeksi.
2. Masalah paru-paru, termasuk asma
Seperti diketahui jika virus yang menyebabkan Covid-19 lebih rentan menyerang paru-paru dan menyebabkan peradangan di sana.
Karena itu, penyakit paru-paru termasuk ke dalam risiko tinggi mengalami keparahan Covid-19.
Penyakit paru-paru yang dimaksud, diantaranya adalah penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), kanker paru-paru, cystic fibrosis, fibrosis paru, dan asma sedang sampai berat.
Kemudian beberapa obat untuk kondisi ini dapat melemahkan sistem kekebalan.
Padahal, penting untuk tetap menggunakan obat pemeliharaan untuk menjaga gejala tetap terkendali.
2. Penyakit jantung
Banyak jenis penyakit jantung dapat membuat lebih mungkin mengembangkan gejala Covid-19 yang parah.
Ini termasuk kardiomiopati, hipertensi paru, penyakit jantung bawaan, gagal jantung, penyakit arteri koroner.
Jika memiliki tekanan darah tinggi, risiko mungkin lebih tinggi jika kondisi tersebut tidak terkontrol.
3. Diabetes dan obesitas
Baik diabetes tipe 1 atau tipe 2 dapat meningkatkan risiko gejala Covid-19 yang serius.