Virus Corona

Jangan Isolasi Mandiri, Ini 7 Kondisi Kesehatan yang Rentan Alami Keparahan akibat Covid-19

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana rumah sakit di Filipina yang penuh karena lonjakan kasus Covid-19. Saat ini Filipina mencapai rekor dua juta kasus akibat varian Delta pada Senin (1/9/2021). Orang yang memiliki risiko tinggi keparahan Covid-19 dianjurkan untuk dirawat di lokasi isolasi terpusat.

TRIBUNWOW.COM - Pasien yang memiliki risiko tinggi dianjurkan untuk tidak menjalani isolasi mandiri di rumah dan menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat yang disediakan pemerintah.

Dengan menjalani isolasi terpusat, kondisi kesehatan dan vitalitas pasien akan di pantau oleh tenaga kesehatan.

Sehingga jika terjadi tanda darurat bisa segera terdeteksi dan cepat mendapat penanganan. 

Baca juga: Studi Ungkap 1 dari 7 Anak Terdampak Long Covid hingga Lebih dari 3 Bulan setelah Isoman Covid-19

Baca juga: Waspada saat Isolasi Mandiri, Covid-19 Bisa Picu Masalah Ginjal meski pada Pasien Tanpa Gejala

Karena, seperti diketahui jika gejala penyakit Covid-19 dapat sangat bervariasi.

Beberapa orang tidak memiliki gejala sama sekali, sementara yang lain menjadi sangat sakit sehingga mereka akhirnya membutuhkan bantuan untuk bernapas.

Dilansir dari Mayo Clinic, gejala yang terjadi pada pasien Covid-19 juga bisa berkembang dari waktu ke waktu. 

Untuk itu, bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri dan meski tanpa gejala, diwajibkan untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. 

Baca juga: Tidak Berefek Baik, Kenali Dampak Buruk Kesehatan jika Minum Alkohol saat Isolasi Mandiri Covid-19

Kondisi kesehatan pasien sangat berpengaruh terhadap risiko perburukan gejala, seperti usia, daya tahan tubuh, dan kondisi kesehatan bawaan atau komorbid. 

Masing-masing faktor ini dapat meningkatkan risiko gejala Covid-19 yang parah, orang yang memiliki beberapa masalah kesehatan lain ini bahkan berisiko lebih tinggi.

Berikut beberapa kondisi kesehatan yang berisiko mengalami keparahan Covid-19:

1. Orang lanjut usia (lansia)

Orang yang paling berisiko mengalami keparahan Covid-19 adalah lansia.

Lansia memiliki risiko tertinggi mengalami gejala serius saat terinfeksi Covid-19.

Di AS, sekitar 80 persen kematian akibat penyakit ini terjadi pada orang berusia 65 tahun ke atas.

Risiko bahkan lebih tinggi untuk orang tua ketika mereka memiliki kondisi kesehatan lainnya.

Halaman
1234