Sembelit adalah masalah umum yang ditandai dengan jarangnya buang air besar dan kesulitan buang air besar.
Meningkatkan asupan cairan sering direkomendasikan sebagai bagian dari protokol perawatan, dan ada beberapa bukti yang mendukung hal ini.
Konsumsi air yang rendah tampaknya menjadi faktor risiko sembelit pada individu yang lebih muda dan lebih tua.
5. Mencegah dan Mengatasi Batu Ginjal
Batu ginjal adalah gumpalan kristal mineral yang menyakitkan yang terbentuk di sistem kemih.
Bentuk paling umum adalah batu ginjal, yang terbentuk di ginjal.
Ada bukti terbatas bahwa asupan air dapat membantu mencegah kekambuhan pada orang yang sebelumnya pernah terkena batu ginjal.
Asupan cairan yang lebih tinggi meningkatkan volume urin yang melewati ginjal. Ini mengencerkan konsentrasi mineral, sehingga mereka cenderung tidak mengkristal dan membentuk gumpalan.
Air juga dapat membantu mencegah pembentukan awal batu, tetapi penelitian diperlukan untuk memastikan hal ini.
6. Membantu penurunan berat badan
Minum banyak air juga disebut-sebut dapat membantu menurunkan berat badan.
Ini karena air dapat meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan laju metabolisme.
Beberapa bukti menunjukkan bahwa meningkatkan asupan air dapat meningkatkan penurunan berat badan dengan sedikit meningkatkan metabolisme yang dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar setiap hari. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Isolasi Mandiri Lainnya