Walhasil sedekah melalui mobile banking adalah solusi. Biasanya dia mentransfer uang ke sejumlah lembaga amal atau langsung melalui aplikasi M-Banking.
Baca juga: Lawan Covid-19 Sekaligus Peringati Hari Batik, BNI Syariah Bagikan 7 Ribu Masker dan Hand Sanitizer
Apalagi selama pandemi ini banyak juga yang melakukan open donasi untuk saling bantu sesama.
Semangat untuk saling membantu dan berbagi di masa pandemi ini cukup terbantu dengan BSI.
Apalagi ada menu zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf) yang jelas bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sehingga soal penyalurannya tak perlu khawatir salah sasaran.
Salah satu Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang menggunakan layanan bank syariah sejak lama adalah Solopeduli.
Solopeduli berdiri pada 1999 dengan nama Yayasan Solo Peduli Ummat, kemudian berubah menjadi LAZ dengan nama Solopeduli pada 2016.
Awalnya pada 2006 masih menggunakan cara konvensional, kemudian booming pernghimpunan dana lewat digital hingga mulai menggunakan cara online pada 2017.
Cara online yang ia maksud cukup banyak, mulai dari website resmi, hingga lewat QRIS seperti GoPay, OVO, dan Link Aja. Semuanya kemudian dihubungkan dengan BSI atau bank Syariah mitra.
Direktur Fundraising Solopeduli, Tri Waluyo saat diwawancara, Selasa (10/8/2021), mengatakan sejak berdiri mereka memprioritaskan memakai rekening berbasis syariah karena secara legal izin merupakan lembaga amil zakat. Salah satu yang digunakan yakni BSI.
Keuntungannya karena marketnya memang orang yang berzakat. Transaksinya juga tanpa potongan.
Baca juga: Soal Wisata Halal, Sandiaga Uno Tegaskan Tidak Paksa Terapkan Aturan Agama: Bukan Mensyariahkan
Solopeduli menggunakan hampir semua bank Syariah, termasuk BRI Syariah, BNI Syariah, dan Mandiri Syariah sebelum bergabung menjadi BSI.
Hampir setiap rekening memiliki kegunaan berbeda-beda. Misalnya ada rekening khusus penerima zakat, khusus penerima anak yatim, dan khusus penerima bencana.
Selain kerjasama rekening, mereka pernah bekerjasama degan LAZ Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) yang merupakan mitra Bank Syariah Mandiri (BSM). Bentuk kerjasamanya berupa pendistribusian penerima manfaat yakni program peduli guru ngaji di masjid pelosok.
Tri Waluyo menambahkan bahwa peningkatan transaksi digital dan adanya e-banking bank Syariah membuat orang lebih mudah berdonasi sehingga jangkauannya juga lebih fleksibel dari berbagai daerah.
Namun karena secara legal mereka hanya wilayah Jawa Tengah (Jateng), maka prioritasnya adalah donatur Jateng.