Dokter Lois Tak Percaya Covid

dr Lois Owien Tak Jadi Ditahan, Polisi Sebut Pelaku Mengakui Opini tentang Covid-19 Tak Punya Dasar

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dokter Lois Owien keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (12/7/2021) pukul 18.58 WIB. Terbaru, dokter Lois tidak jadi ditahan lantaran mengakui segala kesalahannya tentang Covid-19.

TRIBUNWOW.COM - Sosok kontroversial dokter Lois Owien tak jadi ditahan setelah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak Kepolisian.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, dokter yang menyebar berita bohong dan opini tentang Covid-19 itu dipulangkan oleh Bareskrim Polri.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi.

Baca juga: Atas Jasa Hotman Paris, dr Tirta Akhirnya Bisa Laporkan dr Lois: Langsung Berinisiatif Mengadukan

"Yang bersangkutan menyanggupi tidak akan melarikan diri. Oleh karena itu saya memutuskan untuk tidak menahan yang bersangkutan.

Hal ini juga sesuai dengan konsep Polri menuju Presisi yang berkeadilan," kata Slamet dikutip dari Kompas.com, Selasa (13/7/2021).

Slamet menegaskan, Polri mengedepankan penegakan hukum dengan keadilan restoratif dalam kasus dokter Lois.

Namun, tetap dengan harapan bahwa halserupa tidak akan terjadi lagi di masyarakat.

"Kami melihat bahwa pemenjaraan bukan upaya satu-satunya, melainkan upaya terakhir dalam penegakan hukum, atau diistilahkan ultimum remidium."

"Karena itu, Polri dalam hal ini mengendepankan upaya preventif agar perbuatan seperti ini tidak diikuti oleh pihak lain," ucap Slamet.

Baca juga: Dokter Lois Janji Tak Akan Sebar Hoaks Covid Lagi, Ini Sikap dr. Tirta: Kapok yah

Baca juga: Sebar Hoaks soal Covid-19, dr Lois Akui Hanya Asal Ngomong, Akhirnya Tak Jadi Dipenjara

Lois Owien Mengakui Kesalahannya

Dokter Lois Owien sebelumnya dilaporkan oleh sejumlah pihak , terutama Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Lois dianggap telah dengan sengaja menyampaikan opini sesat mengenai Covid-19.

Ia juga dilaporkan atas tidak penghinaan terhadap IDI.

Terkait hal tersebut, Brigjen Slamet menyampaikan bahwa Lois telah mengakui kesalahannya.

Disebutkan bahwa Lois mengakui opininya tentang Covid-19 sama sekali tidak ilmiah dan tidak melalui riset.

Halaman
12