Viral Medsos

Sebelum Viral Marahi Staf Risma, Bupati Alor Ternyata Sempat Disorot karena Ancam Tembak Kolonel TNI

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Video Bupati Alor NTT Amon Djobo tampak memarahi staf Kementerian Sosial RI.

Kemarahan tersebut dipicu juga karena dirinya merasa dilangkahi sebagai kepada daerah, ditambah Amon merasa ada kepentingan politik didalamnya. 

"Marah itu karena mereka langkahi pemerintah daerah. Apalagi hanya karena kepentingan politik." Tambah Bupati Amon.

Saat dikonfirmasi, Amon juga mengakui bahwa dirinya telah membenarkan kejadian memarahi dua orang staf tersebut.

Namun, dirinya tidak mengetahui siapa yang mengirim video tersebut hingga viral, ditambah kejadian tersebut ternyata sudah lewat sekitar dua bulan yang lalu.

Baca juga: Fakta Viral Oknum Polisi Negosiasi Denda Tilang di Pos Penyekatan, Ini Tanggapan Kapolres Jombang

Pernah Ancam Tembak Kolonel TNI

Ini bukan kali pertama Amon berseteru dengan figur publik.

Sebelumnya di tahun 2020, Amon pernah menjadi sorotan gara-gara mengancam akan menembak mati seorang kolonel TNI AD.

Perseteruan tersebut dipicu oleh permasalahan tanah TNI yang digunakan oleh Polri.

Peristiwa ini bermula dari rapat yang digelar dengan TNI pada Oktober 2020 lalu.

Kasie Log Korem 161 Kolonel Imanuel Yoram Dionisius Adoe dan pihak terkait hadir dalam rapat yang dimpimpin oleh Amon.

Rapat pun sudah mencapai kesimpulan.

Sehari setelah rapat, Protokoler Pemkab Alor, Robert Meok menemui Kol. Immannuel untuk menandatangani hasil rapat tersebut dengan membawa sejumlah dokumen.

Immanuel tidak semerta-merta menanda tangani dokumen tersebut, karena menurutnya ada beberapa poin yang harus dikoreksi. 

Immanuel kemudian meminta Robert untuk kembali dan meminta Kabag Hukum Pemkab Alor untuk berdiskusi dengannya.

Hal ini karena Kabag tersebut lah yang meminta Robert mengirimkan risalah tersebut kepada Kolonel Imanuel.

Halaman
123