TRIBUNWOW.COMĀ - Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo memarahi dua staf Kementerian Sosial (Kemensos) RI viral di media sosial.
Dilansir TribunWow.com dari Pos Kupang, video tersebut ramai diperbincangkan pada Selasa (1/6/2021).
Video yang berdurasi 03:09 menit tersebut memperlihatkan Amon marah dan menyinggung soal pendistribusian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) oleh Kemensos RI.
Dirinya merasa dilangkahi sebagai kepala daerah.
Baca juga: Fakta Viral Bupati Alor Amon Djobo Marah hingga Usir 2 Staf Menteri Risma, Ternyata Ini Penyebabnya
Menurut Amon bantuan tersebut seharusnya diurus oleh daerah bukan DPRD Alor.
Diketahui Kemensos mengirimkan bantuan tersebut melalui DPRD Alor.
Tak hanya memarahi, Amon mengusir ke dua staf Tri Rismaharini tersebut dan tidak memperdulikannya.
Kemarahan Amon berawal saat Menteri Sosial Tri Rismaharini melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertemuan virtual penanganan bencana di NTT dan NTB.
Dalam peristiwa tersebut Risma melaporkan bahwa dirinya telah mengirimkan bantuan bencana alam di Kabupaten Alor melalui DPRD Alor.
Pertemuan yang diadakan secara virtual tersebut dilaksanakan pada Selasa (6/4/2021) hingga Rabu (7/4/2021) lalu.
"Tanggal 6-7, Presiden pimpin rapat virtual dengan gubernur dua provinsi dan bupati," kata Amon dikutip dari Tribunnews.com pada Rabu (2/6/2021).
"Menteri Sosial laporkan kirim bantuan lewat DPRD Alor. Itu membuat ketersinggungan kami."
Menurutnya bantuan tersebut disalurkan oleh DPRD saja.
"Mereka datang yang 2 orang, bilang ada datang bawa bantuan untuk yang mati 15 juta," tambah Amon.
"Itu yang saya marah. Lu kasih di DPRD yang bagi. Kenapa kasih di kami."