Viral Medsos

Ini Peran Serda Nurhadi saat Mobil Warga Dikepung Debt Collector, Korban: Aman karena Babinsa

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nara, warga yang sempat berebut kunci dengan debt collector dalam video viral prajurit TNI dihadang sejumlah debt collector. Nara bercerita, mobil milik keluarganya saat itu dihadang oleh debt collector ketika hendak pergi berobat ke rumah sakit.

Nara bercerita, kala itu Serda Nurhadi kemudian mengarahkan agar pergi menuju kantor polisi.

"Dan pada saat itu akhirnya saya dan keluarga ditengahkan lagi dan diarahkan oleh Babinsa untuk ke Polres Jakarta Utara, agar menyelesaikan di sana," ujar Nara.

"Dan di sana kami merasa aman karena Babinsa bersama kami dan keluarga."

"Tujuan saya memviralkan agar kita sebagai masyarakat merasa aman karena adanya Babinsa yang dapat melindungi dan menolong masyarakat yang merasa khawatir atas perbuatan premanisme yang ada di sekitar kita," pungkasnya.

Baca juga: Ini Wajah Anggota Debt Collector yang Viral Keroyok Babinsa TNI AD, Sebagian Tampak di Video

Simak videonya mulai menit awal:

Serda Nurhadi Tak Tahu Mobil Bermasalah

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Serda Nurhadi saat itu mengaku tidak mengetahui apabila mobil yang dikepung itu bermasalah karena cicilannya belum lunas.

Serda Nurhadi bergerak membantu warga seusai ia mendapat info dari warga dan anggota PPSU setempat bahwa orang yang ada di dalam mobil hendak pergi ke rumah sakit.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Penerangan Kodam Jaya, Kolonel Arh Herwin BS dalam keterangan tertulis, Minggu (9/5/2021) siang.

“Serda Nurhadi sebagai Babinsa terpanggil membantu warga yang sedang sakit untuk dibawa ke RS, dan Serda Nurhadi sendiri tidak mengetahui kondisi mobil tersebut bermasalah,” jelas Herwin.

Baca juga: Fakta Viral Bocah 16 Tahun Sopir VW Kuning Tabrak Polisi, Anak Pengusaha Kaya, Belum Punya SIM

Keterangan serupa juga diungkapkan oleh pihak kepolisian.

Serda Nurhadi pada saat kejadian tidak mengetahui jika mobil warga yang dikepung debt collector itu nunggak cicilan 8 bulan.

"Serda Nurhadi sebagai Babinsa terpanggil membantu warga yang sedang sakit untuk dibawa ke RS, dan Serda Nurhadi sendiri tidak melihat kondisi mobil tersebut bermasalah," jelas Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, debt collector tersebut diamankan atas kasus perbuatan tidak menyenangkan ancaman kekerasan dan percobaan perampokan dengan kekerasan.

Kini Kodam Jaya bersama dengan Polda Metro Jaya akan melakkan pengawalan proses hukum terhadap debt collector pelaku pemaksaan dan penganiayaan.

Halaman
123