Terkini Daerah

Digerebek Polisi karena 3 Hari Siksa Pacarnya, Pria di Medan Ogah Dipenjara: Hubungi Keluargaku

Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi mengamankan Maniur Sihotang (kanan) pelaku penganiaya RL (33) yang dirantai hingga 3 hari dan disiksa hingga kepalanya bocor, Jumat (23/4/2021).

TRIBUNWOW.COM - Secara sadis Maniur Sitohang (43) menyekap dan menyiksa seorang janda anak 2 berinisial RL (30).

Tak lama setelah korban berhasil kabur ketika pelaku tertidur, polisi langsung menggerebek pelaku di wilayah Jalan Tangguk Bongkar, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (23/4/2021).

Dahulu sempat batal dipolisikan oleh korban, kini pelaku mencoba bernegosiasi dengan polisi yang menggerebeknya.

Seorang wanita mengalami penyekapan hingga dirantai di lehernya di wilayah Jalan Tangguk Bongkar, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Medan Denai, subuh, Jumat (23/4/2021). (HO / Tribun Medan)

Baca juga: Janda Disiksa Teman Pria Pakai Rokok hingga Obeng, Ayah Korban Menangis saat Lihat Luka Putrinya

Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Medan.com, pelaku digerebek polisi saat yang bersangkutan tengah tertidur.

Aparat Polsek Medan Area bersama warga langsung masuk mengamankan pelaku yang tertidur.

Saat hendak dibawa oleh aparat kepolisian, pelaku sempat meminta agar dirinya tidak dipenjara.

Sambil memelas, pelaku pada saat itu meminta agar polisi yang menjemputnya berbicara dengan keluarga pelaku.

"Tolonglah pak hubungi keluargaku. Biar kita bicarakan pak, jangan masukkan saya ke sel penjara," ucap pelaku berusaha memberikan iming-iming diduga uang.

Tanpa menghiraukan permohonan pelaku, pihak kepolisian langsung menangkap pelaku.

Berdasarkan pengakuan ayah korban, SS (64), ada anggota keluarga pelaku yang ternyata seorang aparat kepolisian.

Kakak pelaku diketahui merupakan perwira berpangkat AKBP di Lampung.

"Ada tujuh anaknya di situ semua tinggal, besar rumahnya. Orang beradalah, keluarganya pengacara, abangnya ada yang polisi. Jadi cerita di kantor polisi Medan Area tadi kenal aku sama abang mu kayak gitulah. Terus pelaku dibelikan ayam goreng," tutur ayah korban, Jumat (23/4/2021).

Ketika dibantu diamankan oleh warga setempat, korban mengaku pelaku adalah teman pria yang memang dekat dengannya.

Namun pada suatu ketika ia menolak ajakan pelaku untuk menikah.

Korban mulai menjaga jarak dari pelaku setelah mengetahui peranggai pelaku yang kasar dan mencurigai pelaku adalah pemakai narkoba.

Halaman
123