Mendengar jawaban itu, Ganjar langsung tertunduk menahan tawa.
"Tahu enggak, dulu meracik bom ini, sekarang meracik soto," kata Ganjar sambil tertawa.
"Sotonya rasanya apa ini, rasa gurih, agak asin, atau rasa was-was," ledek Ganjar kepada Jack Harun.
Ganjar menjelaskan, Jack Harun juga kerap dimanfaatkan untuk memberikan edukasi dan penjelasan kepada para generasi muda terkait bahaya terorisme dan radikalisme.
Nampak ada seorang warganet menyebut candaan Jack Harun sebagai dark jokes.
"The real dark jokes: kan dulu katanya jago ngeracik," ujar akun @ichie._.
Ganjar juga menuliskan candaan itu di caption unggahannya:
"Dulu merakit bom, sekarang merakit soto. Tapi pancen sotonya. Sehat selalu ya Mas Jack. Juga selalu tebar kasih sayang dan cinta kepada bangsa dan negara."
Warganet yang lain banyak yang memberikan dukungan kepada Jack Harun.
"Kisah nyata dan perubahan hidup yang keren. Jadi contoh buat warga binaan yang lain. Kembali ke masyarakat dan berkarya Trimakasih Pak Ganjar dan Mas Jack. Salam sukses." tulis @Supratman_bintiri.
"Pingin nyobaain alamat boleh share donk bang jack." ujar @nikezsoedarso.
"Selamat mas Jack, semoga barokah usahanya....panjang umur untuk bisa mewartakan kedamaian." ujar @bambangmelgasuprayog.
"Lha ngene iki sing bener...malah barokah. Ini yg namanya jihad yg sebenarnya. Jihad mencari nafkah yg halal...memberi manfaat kpd orang lain. Yg jajan seneng perut kenyang, yg jual dpt untung barokah insya Allah masuk surga membuat orang lain happy." kata akun @dimassigit.automobile.
#GanjarPranowo, #GubernurJateng, #JackHarun, #BomBali, #MantanTeroris, #Sukoharjo, #JawaTengah
Baca juga: Polres Purbalingga Kasihan pada Orangtua yang Rantai Anaknya: Akibat Viral, Keluarga Ini Ditolak
(TribunWow.com/Anung)