CW juga saat meminta dokumennya kerapkali tidak dibolehkan sebab ia memiliki utang uang royalti (fee), saat dirinya hendak berangkat lagi namun batal.
Baca juga: Pelaku yang Aniaya dan Bakar Rumah Lansia di Bima Ditangkap, Korban Dituduh sebagai Dukun Santet
Dokumen Masih Ditahan Agen TKI
Sementara itu, PT Crystal Biru Meuligo (CBM), agen dari CW membenarkan dokumen CW ditahan pihaknya. Sebab kalau mau diambil praktik pemberangkatan buruh migran masih memiliki kendala.
"Karena Covid-19. Saya juga ingin ngambil tapi PT di pusat (Jakarta) masih tutup aja," ujar Cokro, Direksi PT Crystal Biru Meuligo (CBM) cabang Indramayu, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.
Cokro menjelaskan, pihaknya akan berusaha mengambil dokumen milik CW namun kantor pusat di Jakarta masih tutup karena pandemi Covid-19.
Disdukcapil Bantah Memanipulasi KTP
KTP manipulasi dibuat agen TKI untuk CW ternyata diterbitkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu.
Disdukcapil Indramayu membantah melakukan dugaan tersebut.
"Tidak. Karena membuat itu bukan di sini saja tapi di kecamatan bisa. Sebab Disdukcapil sendiri tidak membuka layanan satu pintu," ujar Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Indramayu, Kanadi Monoisman.
Ditemui di ruang kerjanya, Monoadi mengungkapkan kebanyakan masyarakat membuat KTP di kantor kecamatan bukan di Disdukcapil Kabupaten Indramayu.
"Karena kami sudah tidak satu pintu lagi. Kami sudah libatkan kecamatan untuk membantu merekam, dan menerbitkan KTP," ujar Monoadi.
Baca juga: Kronologi Tiga Anggota KKB Papua Ditembak Mati Aparat TNI, Sempat Dibawa ke Puskesmas oleh Warga
Orang hendak membuat KTP, kata dia, disertai dokumen pendukung seperti KK (kepala keluarga). Padahal melihat KK usia CW masih di bawah umur dan belum bisa dibuatkan KTP.
Praktik Perdagangan Orang dan Anak di Indramayu, 30 Orang Jadi Korban
Sebelumnya, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mengecam praktik perdagangan orang dan anak modus buruh migran di Indramayu.
Di wilayah ini SBMI mencatat 30 orang telah menjadi korban.
SBMI juga mengharapkan pemerintah menghentikan praktik ini.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kisah Pilu TKW Korban Perdagangan Anak: Dipaksa Kerja oleh Ayah, KTP Dipalsukan, hingga Disiksa Majika