Isu Kudeta Partai Demokrat

Demokrat Bingung Eks KSP Ikut Bicarakan Moeldoko, Curiga Terkait Kekuasaan hingga Singgung Istana

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko kembali memberikan klarifikasi soal tudingan yang menyebut dirinya ikut terlibat dalam gerakan mengudeta Partai Demokrat.

Namun karena upaya kudeta ini disinyalir melibatkan orang luar partai, Herzaky merasa hal itu menjadi masalah besar.

"Faktor eksternal ini menurut para saksi yang melaporkan kepada kami bahwa salah satunya adalah orang dekat kekuasaan atau orang dalam Istana," kata Herzaky.

Lihat videonya mulai menit 2.20:

Bambang Beathor Sebut Moeldoko Digiring Senior Demokrat

Mantan staf Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Bambang Beathor Suryadi, menanggapi tuduhan Partai Demokrat terhadap Ketua KSP Moeldoko terkait kudeta.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Senin (8/2/2021).

Diketahui, pihak Demokrat menuding Moeldoko berencana mengambil alih kepemimpinan partai biru tersebut, bersama empat tokoh lainnya.

Baca juga: Ingatkan Moeldoko Dapat Jabatan karena Jasa SBY, Eks KSP: Kalau Suka, Bisa Ditawarin ke Demokrat

Menanggapi hal itu, Bambang Beathor tidak menampik kemungkinan memang ada rencana makar yang diinisiasi Moeldoko.

"Itu bisa jadi. Dalam politik serba mungkin," komentar Bambang Beathor.

Ia menyinggung sejumlah nama lain yang merupakan eks kader Demokrat, yang disebut-sebut dalam rencana kudeta.

Menurut Bambang, mereka ini hanya berusaha menggiring Moeldoko agar dapat dimanfaatkan.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam konferensi pers, Senin (1/2/2021). (YouTube/Agus Yudhoyono)

"Kita tidak tahu niatnya Nazaruddin, Jhoni Allen, dan kawan-kawan. Sebenarnya Moeldoko ini mau mereka giring bagaimana?" kata Bambang.

"Mau menggiringnya itu apakah Moeldoko bersedia atau tidak?" lanjut dia.

Ia mengungkapkan dugaan para kader senior di internal Demokrat sendiri yang berupaya memanfaatkan Moeldoko.

Halaman
123